Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

BPJS Ketenagakerjaan Terus Perluas Perlindungan Pekerja Rentan di Jember lewat Program Lingkaran Cinta

Yulio Faruq Akhmadi • Selasa, 23 Desember 2025 | 13:10 WIB
Gus Mustakhfin pemimpin istighosah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jember Dadang Komarudin, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jatim Hadi Purnomo, Bupati Fawait, Pj Sekda Jember, dan Kepala DTPHP
Gus Mustakhfin pemimpin istighosah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jember Dadang Komarudin, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jatim Hadi Purnomo, Bupati Fawait, Pj Sekda Jember, dan Kepala DTPHP

Radar Jember — BPJS Ketenagakerjaan Jember terus memperkuat perannya dalam pengentasan dan pencegahan kemiskinan melalui optimalisasi Universal Coverage Jamsostek (UCJ).

Komitmen itu ditegaskan dalam kegiatan grand launching Program Lingkaran Cinta yang dirangkai dengan penyerahan bantuan alat mesin pertanian di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Jember, kemarin (22/12).

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 500 peserta yang terdiri dari penyuluh pertanian, camat, dan kepala desa se-Kabupaten Jember.

Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dinilai menjadi instrumen penting dalam menjaga keberlanjutan ekonomi keluarga pekerja, terutama di sektor informal dan pedesaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jember Dadang Komarudin menyampaikan, optimalisasi UCJ sejalan dengan program Asta Cita Presiden, khususnya poin keenam yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan.

Perlindungan pekerja, menurutnya, menjadi kunci agar risiko sosial tidak berubah menjadi kemiskinan baru.

Pada periode 1 Januari hingga 18 Desember 2025, BPJS Ketenagakerjaan Jember telah membayarkan klaim jaminan sosial kepada 21.077 penerima dengan total nilai mencapai Rp 236,54 miliar.

“Ini bukti bahwa jaminan sosial benar-benar hadir saat masyarakat membutuhkan,” ujarnya.

Komitmen serupa ditegaskan Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur Hadi Purnomo.

Ia menyebut saat ini terdapat 82.093 pekerja rentan di Jember yang telah terdaftar sebagai peserta.

Perlindungan tersebut tidak hanya berdampak pada pekerja, tetapi juga keluarga yang ditinggalkan ketika risiko kerja terjadi.

Anak-anak peserta berhak mendapatkan beasiswa pendidikan hingga perguruan tinggi, dan sudah ratusan anak yang terbantu melalui skema tersebut.

“Tanpa jaminan ini, risiko kematian atau kecelakaan kerja bisa langsung mendorong keluarga ke jurang kemiskinan ekstrem,” tegasnya.

Bupati Jember Muhammad Fawait yang meresmikan Program Lingkaran Cinta menilai antusiasme masyarakat terhadap BPJS Ketenagakerjaan cukup tinggi.

Ia mengaku kerap menerima pertanyaan soal jaminan ketenagakerjaan saat turun langsung ke desa-desa.

Karena itu, ia berharap sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan terus diperkuat.

Gus Fawait bahkan berencana mengajak langsung Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jember Dadang Komarudin untuk ikut dalam program Guse Menyapa dan Bunga Desaku agar edukasi kepada masyarakat bisa dilakukan secara langsung.

“Saya berharap kolaborasi ini terus berjalan agar perlindungan pekerja di Jember semakin luas,” pungkasnya. (ika/yul/nur)

Editor : Imron Hidayatullahh
#jamsostek #Jember #Bunga Desaku Jember #bpjs ketegakerjaan #Gus Fawait