PATRANG, RADARJEMBER – Ratusan kotak makan tersusun rapi depan ruang kelas di SD Kartika IX Kecamatan Patrang. Sekitar pukul 07.30 mobil pengantar Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Sengaja diantar lebih awal karena kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih cepat pada Jumat, (12/09).
Kotak makan MBG itu dibagikan saat jam istirahat pukul 09.00 WIB. Beberapa siswa keluar kelas bertugas mengambil kotak makan dan membagikannya kepada teman-temannya.
Wajah antusias dan senyum sumringah terlihat jelas diwajah mereka. “Makan gratis, makan gratis guys,” ujar mereka sambil membawa kotak makan.
Puspaning Wijayanti Kepala Sekolah SD Kartika IX mengatakan banyak siswa yang antusias dengan adanya program MBG.
Setiap hari siswa dapat menikmati makan bergizi dengan menu yang bervariatif. Siswa kelas 6 terlihat lahap menyantap makanan MBG dengan menu roti lapis daging, tempe dan jasuke.
“Selama ini siswa selalu senang dengan menu MBG karena tidak membosankan dan bervariasi,” ujarnya.
Menurut Puspa dapur MBG Yayasan Kartika selalu memberikan menu bergizi yang disukai anak-anak. Selama berjalan 5 bulan pihaknya tidak pernah menerima komplain atau kritik terkait menu yang disajikan.
Program MBG ini mendapat banyak dukungan dari berbagai pihak termasuk orang tua siswa. Banyak siswa dan orang tua yang terbantu dengan adanya program MBG.
"Anak-anak makannya jadi lebih teratur dan gizi juga terpantau," Jelas Puspa.
Dukungan penuh juga diberikan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) yang berkomitmen memperluas jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya untuk siswa sekolah dasar hingga menengah, hingga dapat menyasar ke daerah yang membutuhkan.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengatakan, upaya tersebut dilakukan dengan mendorong sinergi antara platform digital dengan ekosistem Kemkomdigi.
“Kementerian Komdigi siap menjadi penghubung untuk mendorong sinergi antara platform digital dan ekosistem kami, sehingga program ini dapat menyasar daerah-daerah yang membutuhkan,” tegas Meutya Hafid.
Editor : Alvioniza