Jurusan Manajemen Agribisnis Politeknik Jember Gelar Seminar Internasional dengan Tema Agribisnis Tropikal Jadi Tantangan Baru Pertanian Internasional
Linda Harsanti• Kamis, 4 September 2025 | 17:23 WIB
Photo
Radar Jember – Agribisnis tropis memainkan peran penting dalam perekonomian global, terutama bagi negara-negara tropis yang kaya akan keanekaragaman hayati dan potensi pertanian sepanjang tahun. Seiring perkembangan tren pasar global, didorong oleh kemajuan teknologi, perubahan iklim, pergeseran permintaan konsumen, dan dinamika perdagangan internasional, agribisnis tropis menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya sekaligus peluang baru.
Karena itulah menjadi semakin penting untuk mengeksplorasi bagaimana sistem pertanian lokal dapat beradaptasi dan berkembang di tengah pergeseran global ini, tanpa mengabaikan realitas sosial-ekonomi dan lingkungan di lapangan. Dari konteks tersebut, Jurusan Manajemen Agribisnis Politeknik Negeri Jember menganggap topik ini akan menjadi hangat dalam kegiaitan seminar internasional yang berlangsung Kamis (4/9).
Seminar dan Bincang-bincang Internasional Agribisnis mengangkat tema Tropical Agribusiness: Navigating Global Market Trends and Local Realities. Agenda yang juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Agriexsho 2025 ini menjadi platform bagi pertukaran pengetahuan, diskusi kritis, dan jejaring kolaboratif antara mahasiswa, akademisi, peneliti, praktisi, dan masyarakat umum.
Ketua Jurusan Manajemen Agribisnis Taufik Hidayat, S.E., M.Si. menuturkan, seminar dan talk show internasional tentang agribisnis ini bertujuan untuk mempertajam pemahaman tentang penelitian terkini dan kecenderungan agribisnis tropis.
“Selain itu juga kita memandang potensinya terhadap tren pasar global, serta menjadi media berbagi antara akademisi, praktisi, pemerintah daerah, dan semua pihak terkait,” lanjutnya.
Photo
Acara ini juga menandai tonggak penting dalam Dies Natalis ke-25 Jurusan Manajemen Agribisnis Politeknik Negeri Jember. Selama dua setengah dekade terakhir, departemen ini telah memainkan peran kunci dalam mengembangkan sumber daya manusia dan berkontribusi pada inovasi pertanian dan pembangunan pedesaan.
“Seminar dan acara bincang-bincang ini tidak hanya merayakan warisan ini tetapi juga menantikan kontribusi masa depan terhadap agribisnis tropis yang berkelanjutan dan berdaya saing global,” tegasnya.
Hadir sebagai keynote speaker dalam seminar internasional ini adalah Prince Baah Annor, Ph.D. dari Lincoln University New Zealand, yang memberikan pemaparan mengenai Manajemen Risiko dalam Agribisnis Tropis: Elemen Krusial untuk Memperkuat Ketahanan. Kemudian hadir pula Aliza Abu Hassim, Ph.D. dari Management and Science University Malaysia yang membahas Analisis Pasar Global untuk Produk Agribisnis Tropis, serta Eka Tarwaca Susila Putra, Ph.D. dari Universitas Gadjah Mada Indonesia yang mengangkat pembahasan Inovasi dan Diferensiasi Produk untuk Meningkatkan Daya Saing di Pasar Internasional.
Direktur Politeknik Negeri Jember Saiful Anwar S.TP., MP mengapresiasi kiprah Jurusan Manajemen Agribisnis dalam memberikan kontribusi positif khususnya dalam sektor agribisnis nasional dan internasional.
Menurut dia, langkah ini bukan hanya menjadi bukti karya Jurusan Manajemen Agribisnis Politeknik Negeri Jember selama 25 tahun terakhir, tetapi juga menjadi komitmen bahwa Jurusan Manajemen Agribisnis Polije senantiasa bertumbuh untuk memberi dampak kepada masyrakat baik pada level nasional maupun internasional.
“Saya mengucapkan selamat ulang tahun untuk keluarga besar jurusan Manajemen Agribisnis. Saya terus berharap agar Jurusan Manajemen Agribisnis semakin maju, semakin berdampak, dan betul-betul dapat membawa Polije menuju kampus vokasi berskala internasional,” ujarnya.