Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Prestasi Membanggakan Santri MA Unggulan Nuris Juarai Pidato Bahasa Arab hingga Level Nasional, Wakili Jember ke Kompetisi Provinsi

Mega Silvia RJ • Rabu, 28 Mei 2025 | 14:05 WIB
CERDAS: M. Fathur Rohman, santri MA Unggulan Nuris Jember yang meraih juara pidato tingkat kabupaten dan nasional. Kini bersiap mewakili Jember dalam Porseni MA di provinsi. (NURIS JEMBER)
CERDAS: M. Fathur Rohman, santri MA Unggulan Nuris Jember yang meraih juara pidato tingkat kabupaten dan nasional. Kini bersiap mewakili Jember dalam Porseni MA di provinsi. (NURIS JEMBER)

ANTIROGO, Radar Jember - Tak pernah menyangka, langkah yang dulu dimulai karena paksaan kini mengantarkannya menjejak panggung nasional.

M. Fathur Rohman, santri MA Unggulan Nuris Jember, membuktikan bahwa tekad dan doa mampu mengubah keraguan menjadi prestasi membanggakan.

Dari desa kecil di Jember, ia membawa semangat pesantren dan cinta bahasa Arab hingga meraih juara nasional.

Fathur, siswa kelas sebelas itu sukses menyabet juara pada ajang pidato bahasa Arab tingkat nasional dalam event Sharia Fest Days 7th yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Indonesia (UII).

Lantas, dia juga berhasil meraih juara 1 di tingkat Kabupaten Jember pada ajang Porseni MA dalam rangka HAB Kemenag ke-79 tahun 2025.

Prestasi gemilang ini bukan diraih secara instan.

Fathur mengisahkan bahwa motivasi awalnya berasal dari guru MI yang juga sepupunya, Elis Lutfiatin, serta dari sang ayah.

Meski sempat ingin mundur karena takut tak hafal teks pidato, dorongan dari orang terdekat membuatnya kembali bersemangat dan menekuni latihan secara serius.

“Kalau sudah diamanahi guru, harus maju, jangan mundur. Rezeki tidak ada yang tahu,” kenangnya mengutip pesan sang ayah.

Persiapan lomba dilakukan dengan intensif melalui bimbingan ustad pembinanya, Hidayatullah, serta mengikuti ekstrakurikuler pidato bahasa Arab dan kajian kitab kuning di sekolah.

Ia mengaku latihan rutin dan dukungan teman-teman menjadi kunci utama.

Materi yang dibawakannya pun tak ringan, di tingkat kabupaten ia mengangkat tema “Moderasi Beragama sebagai Tanda Persatuan Umat”.

Sementara di tingkat nasional ia menyampaikan pidato tentang “Peran Pemuda dalam Menghadapi Artificial Intelligence (AI)”.

Tantangan yang dialami santri 17 tahun itu justru menjadi momen yang paling berkesan.

Berkat banyaknya jadwal belajar, Fathur akhirnya mampu menerapkan prinsip adil dalam manajemen waktu.

Baik sekolah, ekstrakurikuler, maupun kegiatan pesantren.

Remaja asal Dusun Kandangrejo, Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari, itu kini mewakili Jember dalam lomba pidato bahasa Arab.

Dia berharap mampu mempertahankan prestasi di ajang Porseni tingkat provinsi dan terus menebar manfaat dari ilmu yang telah diperoleh.

“Saya ingin menjadi orang yang bermanfaat, seperti sabda Nabi, khoirunnasi anfa'uhum linnas,” tuturnya.

Prestasi Fathur menjadi bukti keberhasilan sistem pendidikan dan pembinaan karakter yang diterapkan di MA Unggulan Nuris Jember.

Sekolah ini konsisten mencetak santri berprestasi dengan mengintegrasikan nilai-nilai akademik, keagamaan, dan soft skill yang kokoh. (sil/c2/dwi)

 Baca Juga: Bawakan Nada-Nada Langit dari Pesantren, Santri MA Unggulan Nuris Raih Juara MTQ Porseni Kemenag Jember

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#bahasa arab #ponpes nuris #kitab kuning #santri #nuris jember