TMMD Ke-123 di Bondowoso
Wujudkan Ketahanan Pangan, Bangun Sarana Umum hingga Khitanan Masal
BONDOWOSO, Radar Ijen - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 tahun 2025 Kodim 0822 Bondowoso secara resmi ditutup, kemarin (20/3). Dalam penutupan TMMD yang digelar di Alun-Alun RBA Ki Ronggo itu, yang bertindak sebagai inspektur upacara adalah Kolonel Teknik Arie Santoso, Perwira Liaison Officer TNI-AU Kodam V/Brawijaya.
Mengusung tema "Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah", program itu telah berlangsung selama 30 hari sejak 19 Februari lalu. TMMD merupakan bagian dari agenda periodik yang dilaksanakan empat kali dalam setahun.
Dalam sambutannya, Kolonel Teknik Arie Santoso menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah daerah, seluruh prajurit, elemen masyarakat, serta semua pihak yang telah berkontribusi. Baik secara moral maupun materiil, sehingga kegiatan itu berjalan lancar, aman, dan sukses.
"Atas nama pribadi maupun TNI, kami sangat berterima kasih atas dukungan dan partisipasi semua pihak yang telah membantu menyukseskan TMMD ke-123 ini. Semua tahapan pelaksanaan TMMD dapat berjalan sesuai rencana," ungkapnya.
TMMD tahun ini memiliki beberapa program unggulan yang meliputi berbagai kegiatan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Seperti penyediaan air bersih, ketahanan pangan, renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu), pembangunan musala, penurunan angka stunting, penanaman pohon, dan pembersihan lingkungan (baca grafis).
Menurut Arie, program-program itu merupakan bukti nyata komitmen TNI bersama pemerintah dalam mengatasi kesulitan masyarakat di daerah dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan serta mempercepat pembangunan. Dia berharap hasil yang telah dicapai dalam TMMD itu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan dijaga dengan baik. "Semoga pencapaian ini terus dirasakan manfaatnya serta menjadi tolok ukur keberhasilan pembangunan di masa yang akan datang," tambahnya.
Arie juga berpesan, dengan TMMD, semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI-rakyat bisa terus terjaga serta menjadi modal penting dalam membangun daerah. (ika/c2/bud)