MEMBAWA nama besar pendiri Pondok Pesantren Al Qodiri Jember merupakan salah satu ikhtiar jajaran rektorat dalam mewujudkan impian pengasuh, KH Achmad Muzakki Syah. Yaitu untuk terus mengembangkan kampus hingga beralih status menjadi universitas.
Rektor Institut Agama Islam (IAI) Al Qodiri Dr Asmad Hanisy menyampaikan, peralihan status dari IAI Al Qodiri menjadi Universitas Islam KH Achmad Muzakki Syah (UNIKHAMS) Jember akan segera direalisasikan. Salah satunya dengan mempersiapkan diri untuk menjadi world class university.
Adapun indikasi dalam mempersiapkan world class university, di antaranya membuka kelas internasional pada program Pendidikan Agama Islam (PAI) yang akan diisi langsung oleh mahasiswa dan dosen baik dalam maupun luar negeri. “Kami juga telah melakukan kerja sama dengan berbagai lembaga luar negeri, seperti dari Turki, Afrika, Mesir, Sudan, Malaysia, Thailand, Singapura, Arab Saudi, dan Yaman,” ujar Dr Asmad Hanisy.
Prestasi akademik dan nonakademik juga telah diraih oleh mahasiswa IAI Al Qodiri, salah satunya juara di Kanada dan beberapa penghargaan dari negara Lebanon. Juara 1 di Asia Tenggara, menjadi salah satu narasumber terbaik acara internasional di Malaysia dan lintas empat benua di dunia. Serta menjadi penulis internasional dengan karya tulis yang terbit di publikasi standar internasional.
Sejumlah dosen IAI Al Qodiri juga turut andil dalam meraih prestasi internasional. Salah satunya oleh Dr Badrun Fawaidi yang mendapatkan dana riset penelitian dan pengabdian internasional di London, Inggris. Serta Dr Zainal Arifin di Malaysia, dan Dr Nurul Anam, Dr Asmad Hanisy, Dr Fathor Rahman, Dr Finadatul Wahidah, dan dosen lainnya di Thailand serta Malaysia.
Selain itu, terdapat program Syiar Dzikir Manaqib Internasional, penelitian internasional, pengabdian internasional, dan pendidik internasional. Serta program PPL dan KKN internasional di Malaysia dan Thailand dan di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) yang diselenggarakan oleh LP2M IAI Al-Qodiri Jember. (dhi/c2/dwi)
IAI Al Qodiri Wisuda S-1 dan S-2
GEBANG, Radar Jember - Institut Agama Islam (IAI) Al Qodiri menggelar sidang senat terbuka dalam rangka wisuda program sarjana dan pascasarjana di aula Pondok Pesantren Al Qodiri, Sabtu (17/11). Sebanyak 154 wisudawan mengisi ruangan mengikuti prosesi wisuda dengan khidmat.
Wakil Rektor 1 IAI Al Qodiri Bidang Akademik Zainal Arifin mengatakan, 154 wisudawan itu terdiri atas 100 sarjana dari semua program studi. Di antaranya Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Hukum Keluarga Islam (HKI), Ekonomi Syariah (ES), dan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI). Serta 54 magister dengan program studi PAI.
Disebutnya, sejak dulu sampai sekarang, termasuk wisuda kemarin, 90 persen lulusan IAI Al Qodiri telah mendapatkan pekerjaan. Bahkan ada yang menjadi PNS, PPPK, anggota DPR RI, anggota DPRD, Ketua Pos, penyuluh, PKH, dan profesi lainnya. “Dengan itu, momentum wisuda ini sebagai salah satu wadah meningkatkan semangat tinggi untuk mewujudkan generasi yang lebih berkualitas,” tuturnya.
Melalui slogan “Kampus Beasiswa Penuh Berkah”, 95 persen mahasiswa IAI Al Qodiri Jember mendapatkan beasiswa. Baik beasiswa KIP, beasiswa Baznas, beasiswa Pemkab Jember, beasiswa Pemprov Jatim, beasiswa Santri, beasiswa lembaga, maupun beasiswa tahfiz.
Selain sudah ada Prodi Pendidikan Guru Madrasah Islam (PGMI) dan Akuntansi Syariah (AS), IAI AlQodiri akan membuka prodi umum S-1 dan pascasarjana S-2 dan S-3 lainnya seperti Pendidikan Bahasa Inggris, Matematika, dan lainnya. (dhi/c2/dwi)
Editor : Radar Digital