SUMBERSARI, Radar Jember - Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah (RSU Unmuh) Jember merayakan hari kelahiran atau milad yang pertama dengan serangkaian agenda akbar, sejak Sabtu kemarin (6/7).
Mengusung tema "Berani Berjuang untuk Perubahan yang Lebih Baik", perayaan milad itu dihadiri sejumlah tamu dan tokoh penting. Seperti Pimpinan Unmuh Jember, Pimpinan Cabang sampai Ranting Muhammadiyah, pimpinan rumah sakit se-Jember, serta mitra dan warga sekitar.
Direktur RSU Unmuh Jember dr Bambang Indra menyampaikan, perkembangan RSU Unmuh Jember berjalan cukup cepat.
Sejak beroperasi pada 3 Juli 2023, hingga kini telah memiliki empat spesialis baru, sehingga total 16 poli klinik yang beroperasi.
RSU Unmuh Jember juga telah mendapatkan dukungan fasilitas BPJS dalam tiga bulan kemudian, atau pada Oktober 2023. "Alhamdulillah, setelah BPJS, kami juga telah mendapatkan akreditasi paripurna. Ini perkembangan yang sangat pesat," tuturnya.
Dia menegaskan, RSU Unmuh Jember berkomitmen memberikan pelayanan terbaik tanpa membedakan jenis asuransi pasien.
"Kami melayani dengan sepenuh hati, baik pasien dengan asuransi mandiri, BPJS Kesehatan, ataupun lainnya. Kami berusaha membuat pelayanan kami sebaik mungkin," tambah dia.
Beberapa rangkaian agenda sebelumnya juga turut serta menyemarakkan perayaan hari milad itu. salah satunya melalui khitan masal dan USG gratis di RSU Unmuh Jember, di Desa Kranjingan, Sumbersari, Jember, pekan lalu (22/6).
Ketua panitia acara, Dedi Hartono, menyampaikan bahwa kuota untuk khitanan masal telah terpenuhi dengan 30 peserta. Sementara, pemeriksaan USG diikuti oleh 70 peserta.
"Dengan acara ini, kami berharap dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat sekitar," katanya.
Acara tersebut tidak hanya menjadi simbol perayaan ulang tahun rumah sakit, tetapi juga sebagai wujud nyata komitmen RSU Unmuh Jember dalam mendukung kesehatan masyarakat. Hal senada disampaikan Wakil Rektor 2 Unmuh Jember Ns Sasmiyanto.
Dia berharap keberadaan rumah sakit itu bisa terus memberikan manfaat untuk masyarakat secara luas.
"Berdirinya RSU di tengah-tengah masyarakat ini mampu memberikan pengaruh besar. Seperti akses terdekat gawat darurat dan faktor ekonomi," tuturnya. (ika/mau/c2/dwi)
Editor : Radar Digital