Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Santri Nuris Jember Kembali Borong Piala di Olimpiade MIPA, Cerdas, Santri MI Unggulan Nuris Konsisten Tingkatkan Kompetensi

Radar Digital • Jumat, 7 Juni 2024 | 20:52 WIB
MEMBANGGAKAN: Santri MI Unggulan Nuris Jember membawa pulang piala usai mengikuti Olimpiade MIPAS 2024 tingkat kabupaten di SMPN 1 Balung pada 29 Januari lalu.
MEMBANGGAKAN: Santri MI Unggulan Nuris Jember membawa pulang piala usai mengikuti Olimpiade MIPAS 2024 tingkat kabupaten di SMPN 1 Balung pada 29 Januari lalu.

ANTIROGO, Radar Jember - Siswa Unggulan Nuris Jember lagi-lagi mendulang prestasi gemilang pada ajang olimpiade Matematika dan IPA (MIPA). Tak hanya cerdas secara spiritual, santri MI Unggulan Nuris dididik menjadi anak yang juga memiliki kecerdasan intelektual. Akhir Januari lalu, empat santri keluar dengan gelar juara dalam MIPAS 2024 tingkat kabupaten di SMPN 1 Balung.

Hamdan Fahmi Wafa, Aisyah Cintya Afira, Alfiyan Yazid Al Bustomy, dan M Safri Alfatih adalah nama-nama kebanggaan almamater. Cita-citanya menjadi hafid Quran. Namun, kesukaannya pada ilmu pasti membuat mereka juga mendalami pengetahuan umum.

Fahmi sangat menyenangi pelajaran IPA. Hari-harinya tak lekang dari mempelajari ilmu sains tersebut. Dia aktif mengikuti kelas wajib Msains di MI Unggulan Nuris. Tak heran, jika dia berhasil mendapatkan juara dalam olimpiade MIPA dan mengalahkan ratusan peserta lain se Jember. Selain itu, siswa kelas empat itu juga tergabung di ekskul Pidato Bahasa Arab. “Saya suka belajar, belajar IPA itu seru tapi saya juga tetap ikut Tahfid,” ungkap anak asal Mumbulsari itu.

Hal yang sama juga dirasakan Aisyah. Santri yang kini duduk di bangku kelas lima itu sudah berkali-kali mengikuti olimpiade IPA. Selain mendapatkan gembleng dari para guru di sekolah, dia biasanya juga mengulang pelajaran di rumah bersama orang tua. Kegemarannya terhadap bulu tangkis tak membuatnya melupakan akademik. “Kemarin berhasil meraih juara satu olimpiade IPA,” ucap santri kelas lima itu.

Sementara itu, Alfiyan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada guru-guru MI Unggulan Nuris karena kesempatan yang kerap diberikan kepadanya. Dia mengaku sering dilibatkan dalam setiap kompetisi di luar sekolah. Membuatnya terlatih  dan semakin menyukai Matematika. Hingga berada di kelas empat, dia bahkan pernah menjuarai olimpiade di tingkat provinsi. “Saya dapat pembinaan, belajar Matematika itu menyenangkan sekali,” tuturnya antusias.

Safri, siswa kelas tiga yang juga ikut tampil mengikuti olimpiade Matematika memberikan persembahan yang membanggakan. Menurutnya, Matematika dan segala perhitungannya membuatnya tertantang. Tak ada kata sulit, hanya sebuah tantangan yang harus dipecahkan. “Matematika itu menantang,” kata santri yang aktif dalam ekskul hadrah itu. (sil/dwi)

Editor : Radar Digital
#Jember #nuris