BONDOWOSO, Radar Ijen – Puluhan ribu warga berjubel memadati Alun-Alun RBA Ki Ronggo, Jumat (27/10) malam. Bahkan, ribuan jamaah lainnya terpaksa harus berada di sekitar Alun-Alun, sampai area Kota Kulon. Mereka mengikuti Bondowoso Emas Bersholawat dengan khusyuk.
Puluhan ribu jamaah Bondowoso Emas Bersholawat itu baik masyarakat umum maupun santri berasal dari seluruh Bondowoso, bahkan dari luar kota. Mereka bersolawat untuk memperingati Hari Santi Nasional (HSN) ke 8 yang diselenggarakan oleh Satuan Karya Ulama (Satkar Ulama) yang telah berdiri sejak tahun 1970. Meski berdiri sejak 1970, Satkar ulama baru benar-benar eksis di Bondowoso sejak tahun 2021 lalu.
Saat ini, Ketua Satkar Ulama Bondowoso dipegang oleh Mas Muhammad Tsabit Nur Kholil dengan Ketua Dewan Penasehat KH Zainul Fauzan, Pengasuh Ponpes Raiyatul Husnan, Kecamatan Wringin, Bondowoso. Selain itu, Ady Kriesna berposisi sebagai Pembina Satkar Ulama Bondowoso bersama beberapa tokoh lainnya. “Baru sekarang ada acara sholawatan membludak seperti ini di Alun-Alun Bondowoso,” kata hamid, salah satu pedagang dari Kecamatan Maesan.
Saking membludaknya jamaah, panitia yang menghitung pakai tasbih digital nampak kewalahan. “Kami tidak menyangka sebanyak ini. Panitia berhenti menghitung jamah karena mereka meluber kemana-mana”, kata H Zainul Hasan, Ketua Panitia.
Satkar Ulama Bondowoso kali ini mendatangkan Majelis Sholawat ternama Subbhanul Muslimin asal Probolinggo. Gus Azmi menjadi guest star majelis Sholawat Subbhanul Muslimin. Yoris Al, bintang Dkoplo Indosiar ikut menyumbangkan suara emasnya di acara itu. Sedangkan ceramah agama disampaikan oleh Dr KH Abdullah Syamsul Arifin atau Gus Aab (LDNU-PBNU).
Bondowoso Emas Bersholawat ini juga menyajikan lagu religi dan doorprize untuk para jamaah. “Banyak majelis sholawat di Bondowoso. Mereka rutin menggelar sholawat. Ke depan Bondowoso perlu ada Taman Sholawat, yakni alun-alun khusus untuk sholawatan dan kegiatan religi lainnya agar mampu menampung seluruh jamaah,” kata Ady Kriesna sebagai Pembina Satkar Ulama Bondowoso.
Dia menambahkan, Bondowoso Emas Bersholawat bakal menjadi kegiatan rutin tiap tahun. “Malam ini menjadi bukti kecintaan kita, umat islam terhadap Rasulullah Muhammad SAW yang menjadi teladan bagi seluruh umat,” tuturnya. Satkar Ulama akan terus menjalin hubungan harmonis antara ulama dan umaro. Sehingga Bondowoso akan menjadi daerah yang Baldatun Toyyibatun warobbun ghofur.
Turut hadir KH Junaidi Mu’thi (Rosi Syuriah PCNU), KH As’ari Fasha (Ketua MUI), Habib Ali Al Haddar (sesupuh habaib Bondowoso), KH Zainul Faozan (PP Raiyatul Husnan), KH Abdul Basid (PP), Lora Ali Murtadlo (PP Al-Utsmani), Gus Dudung (Majelis Dzikrul Husnani), KH Musholli Ready (Majelis Tanbihul Ghafilien), Dr Mas’ud Ali dan (Rois Syuriah PCNU) Dr Saihan (PCNU Bondowoso), Kukuh Rahardjo (Ketua KNPI), Luluk Haryadi (Ketua PC GP Ansor) dan puluhan kyai serta tokoh Bondowoso lainnya. (ika/dwi)
Editor : Radar Digital