Pembukaan POSBAKUM SANKETARIS ORMAWA ALSA LC UJ telah dibuka dan diresmikan oleh Wakil Dekan III Fakultas Hukum Universitas Jember bersama dengan Kepala Camat Arjasa dan Kepala Desa Candijati pada tanggal 14 September 2023 yang lalu, pos bantuan hukum ini terletak di Desa Candijati Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember.
Annisa Aulia, Ketua Tim PPK ORMAWA ALSA LC UJ mengatakan bahwa POSBAKUM SANKETARIS dimaksudkan untuk memberikan bantuan bagi masyarakat setempat yang bersifat non litigasi, artinya bantuan hukum yang diberikan oleh TIM PPK ORMAWA ALSA LC UJ ini fokus pada pencegahan misalnya memberikan bantuan dalam hal konsultasi hukum serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat desa setempat mengenai pentingnya memiliki kesadaran hukum.
“Kami berterimakasih kepada segenap bantuan serta dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak, baik dari FH UNEJ, Universitas Jember hingga Pemerintah Kabupaten Jember. Melalui dukungan dari berbagai pihak ini kami optimis bahwa POSBAKUM SANKETARIS akan memiliki dampak yang nyata bagi masyarakat karena didukung oleh sumberdaya yang berkualitas.” Tuturnya kepada media elektronik RadarJember, (Kamis 11/10/2023).
Posbakum ini tidak berdiri sendiri melainkan mendapatkan dukungan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jember, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Jember , dan Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Jember. Selain mendapatkan dukungan dari lembaga pemerintahan, POSBAKUM SANKETARIS juga mendapatkan dukungan dari komunitas setempat yaitu Griya Asih yang merupakan lembaga non pemerintahan yang dibentuk oleh relawan masyarakat setempat yang memiliki fokus yang sama dengan POSBAKUM SANKETARIS yakni mengenai kekerasan seksual, anak dan perempuan.
“Kami memiliki sasaran dalam kegiatan POSBAKUM SANKETARIS ini, diantaranya yaitu masyarakat umum Desa Candijati, kader PKK Desa Candijati, Pengurus Griya Asih, Karang Taruna Desa Candijati serta Pelajar yang ada di Desa Candijati” menambahi jawaban sebelumnya.
POSBAKUM SANKETARIS memiliki beberapa tujuan di antaranya adalah memiliki fokus advokasi pada 4 kriteria yaitu kekerasan seksual, kejahatan terhadap perempuan, harta gono gini, serta harta waris. Selain hal tersebut POSBAKUM SANKETARIS juga memiliki tujuan berupa mengembangkan layanan system informasi bantuan hukum yang terintegrasi online, mengembangkan modul pembelajaran advokasi serta peningkatan kesadaran masyarakat desa setempat tentang hukum.
Selain memiliki fokus pada 4 hal di atas, POSBAKUM SANKETARIS tidak hanya terbatas pada hal tersebut melainkan juga menangani mengenai edukasi taat pembayaran pajak, edukasi mengenai berbahayanya pernikahan dini, edukasi mengenai pentingnya memiliki kelengkapan dokumen seperti KTP, KK, hingga sertifikat tanah serta lain sebagiannya.
POSBAKUM SANKETARIS atau Pos Bantuan Hukum yang memiliki fokus pada Kekerasan Kejahatan, Harta Gono Gini dan Harta Waris ini memiliki inovasi berupa
- Pos Bantuan Hukum yang berkolaborasi dengan Biro Pelayanan dan Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Jember
- 4 Advokasi yang akan dibawakan
- 4 bentuk pengabdian, yaitu penyuluhan, pendampingan, pelatihan dan konsultasi
- Layanan informasi bantuan hukum yang terintegrasi online dan berkolaborasi dengan HukumOnline.com
POSBAKUM SANKETARIS PPK ORMAWA ALSA LJ UJ mengadakan sosialisasi tidak hanya ke masyarakat desa melainkan juga pelajar yang ada di SMP Yayasan Baiturrohman, sosialisasi ini mencakup mengenai pelecehan seksual dan bullying yang saat ini kerap mewarnai berita nasional. Kami menekankan mengenai pencegahan dan dampak baik bagi pelaku maupun korban, kami juga memberikan sosialisasi mengenai bagaimana penggunaan sosial media yang bijak serta pemahaman singkat mengenai hukum.
Tim PPK ORMAWA ALSA LC UJ bersama Wakil Dekanat, Camat Arjasa, Kepala Desa Candijati, DP3AKB, DPMD, dan Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Jember.
“Kami berharap dengan adanya sosialisasi mengenai kekerasan seksual ini dapat memberikan pemahaman bahwa kekerasan seksual bukan lagi hal yang tabu untuk dibicarakan, bahwa justru seharusnya setiap anak mampu untuk speak up ketika menjadi korban dari kekerasan seksual.” Annisa menuturkan
Ia menambahkan mengenai maraknya kasus bullying dan pelecehan yang dialami oleh anak-anak menjadi konsentrasi kami dalam sosialisasi kali ini, kami berharap bahwa anak-anak mendapat ruang aman dan bebas dalam beraktifitas.
“Kami berharap bahwa melalui program bantuan hukum yang kami berikan mampu untuk menciptakan masyarakat Desa Candijati sebagai Desa Sadar Hukum.” ujar Annisa.
" Enhance the Unity,
Discover More Potency,
ALSA, Always be One!"
Hastag:
#PPKORMAWA2023
#KEMENDIKBUDRISTEK #PPKUNEJ
#FHUNEJ
#ABDIDAYA2023
#StopKekerasanSeksual
#StopBullying
#StopKDRT
#ALSALCUJ
Editor : Radar Digital