Banyak siswa SMAN 1 Tenggarang berhasil masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur SNBP 2023 ini. Totalnya ada 47 siswa. Jumlah ini terbanyak untuk kategori siswa di satu sekolah di Kabupaten Bondowoso yang diterima PTN lewat SNBP. Angkanya mencapai 39 persen dari total 123 siswa.
BACA JUGA: Keren! Empat Siswa SMAN 1 Tenggarang Bondowoso Lolos ke OSN Jatim
Puluhan siswa tersebut berhasil masuk delapan PTN bergengsi. Antara lain Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Udayana Bali, Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Negeri Jember (Unej), dan Politeknik Negeri Jember (Polije). Sedangkan yang diterima Fakultas Kedokteran adalah Mubarakatun Thayyibah, Kelas XII MIPA 6.
Mubarakatun Thayyibah mengaku, memang bercita-cita menjadi dokter. Pasalnya, di keluarganya belum ada yang menjadi dokter. “Semenjak kecil dahulu, Aba (ayah, Red) saya selalu memberikan buku bacaan yang beragam. Mulai dari ensiklopedia, novel, komik, dan lain-lain,” kata Mubarakatun, mengawali ceritanya.
Dara kelahiran 18 Juni 2005 itu menjelaskan kebiasaan membaca berbagai buku itu membuatnya lebih mudah memahami pelajaran di sekolah. “Saya menjadi rajin membaca dan mudah memahami pelajaran di sekolah. Sehingga seringkali mengikuti lomba semenjak SD hingga SMA,” imbuh putri dari pasangan Edy Sumarsono dan Noer Sucilah tersebut.
Lantas, Mubarakatun sering dipercaya mewakili SMAN 1 Tenggarang dalam berbagai lomba. Kebanyakan lomba yang dia ikuti merupakan lomba yang berbau IPA atau biologi. “Karena terbiasa membaca dan saya juga suka terhadap mata pelajaran tersebut,” imbuhnya.
Mubarakatun memilih fakultas kedokteran di jalur SNBP. Meski sebelumnya, sempat ada beberapa pilihan jurusan. Seperti sastra Jepang maupun arsitektur. Ia mengaku tertarik masuk fakultas kedokteran karena memang dari keluarganya belum ada yang masuk fakultas tersebut. “Akhirnya pilih fakultas kedokteran,” ungkapnya.
Setelah menetapkan hati, Mubarakatun lantas meminta restu orang tuanya. Dia juga menerima banyak saran dari guru dan teman-temannya yang memang mendukung dan menyarankan agar dirinya mengambil fakultas kedokteran. “Tentu berdasarkan peminatan saya selama ini,” pungkasnya. (ika)
Editor: Mahrus Sholih Editor : Radar Digital