BACA JUGA : Kecelakaan Akibat Sopir Truk Salip Truk, Pengemudi Sepeda Motor Meninggal
Para peserta edukasi kesehatan tersebut adalah siswa kelas 5 dan 6. Seluruh peserta terlihat fokus mengikuti kegiatan tersebut. Pengisi materi, dr Elita, dalam forum menjelaskan pentingnya edukasi bahaya narkoba bagi masa depan anak bangsa. Di Jember khususnya, pelajar harus mengetahui bahaya barang haram tersebut. “Kami harus memberikan sosialisasi pencegahan narkoba,” terangnya.
Menurutnya, RSU Kaliwates berkomitmen untuk mengawasi kesehatan dan mental anak di Jember. Kali ini rumah sakit tersebut memberikan edukasi kepada sekolah MIMA Condro. “Dampak narkoba bagi kesehatan bisa sangat serius, seperti memengaruhi kecerdasan anak. Oleh karena itu, orang tua ataupun guru wajib mencegah anak terjebak dalam penyalahgunaan narkoba,” ujar dokter UGD RSUK tersebut.
Peserta sangat antusias dan fokus mendengarkan berbagai materi yang disampaikan oleh dr Elita. Apalagi, penyampaian materi dikemas dengan bergurau, membuat suasana forum tidak kaku dan siswa lebih fokus.
Menurut dr Elita, dampak dan bahaya obat-obatan terlarang tersebut bisa mengancam masa depan anak. Oleh karena itu, pihak RSUK sigap dan tanpa henti memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, agar selamat dan terhindar dari jeratan narkoba.
Pencegahan penggunaan obat-obatan terlarang harus dilakukan sejak dini. Meski begitu, kata dia, pendampingan orang tua juga sangat memengaruhi. Penting bagi orang tua untuk memperhatikan pertemanan anak di luar rumah, seperti di sekolah maupun di komunitas mereka. Jika salah bergaul, maka anak rentan sekali terjerumus ke dalam berbagai hal yang negatif. Salah satunya adalah narkoba.
Pihak RSUK berharap agar calon generasi bangsa di Jember terbebas dari pengaruh narkoba. Sebab, jika sudah terpengaruh obat-obatan tersebut, maka yang terjadi dampak negatif akan dirasakan. Mulai dari ketergantungan obat, penilaian yang buruk, mental yang rusak, hingga gangguan kesehatan jiwa. “Kami optimistis untuk bisa memberikan edukasi kepada anak agar terhindar dari lingkaran obat-obatan terlarang,” pungkasnya. (faq/c2/dwi) Editor : Safitri