Penandatangan dilakukan disela-sela acara sosialisasi Golden Tiket, yaitu Project Base Learning sebagai dasar pembelajaran yang bertujuan untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi siswa SMA dan SMK di Indonesia. Acara penandatangan dilakukan di Auditorum Lantai 6 Gedung pasca Sarjana Terapan PENS.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan testimony alumni peserta Program Golden Tiket, Sospro PMB PENS. “Kegiatan ini merupakan penandatanganan MoU Golden Tiket PENS, SEAMEO dan sekolah. Kita dari SMKN 3 Bondowoso merupakan satu-satunya SMK di Bondowoso yg mendapatkan kesempatan baik ini,” kata Kepala SMKN 3 Bondowoso Anik Sudiartini SPd, MPd.
Dia menjelaskan, Golden Tiket akan diberikan kepada siswa SMKN 3 Bondowoso yang berminat mewujudkan mimpinya. “Untuk melanjutkan studi di PENS sekaligus juga mendapatkan kesempatan utk menimba ilmu di universitas di Thailand sebagai bagian dari program ini,” imbuhnya.
Untuk pelaksanaan kuliahnya, sambungnya, dilakukan dengan sistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). “Sehingga saat kuliah bisa belajar sambil bekerja. Sedangkan untuk kewirausahaan dibimbing oleh pihak SEAMEO, sedangkan teknologinya akan dibimbing oleh PENS,” ungkapnya.
Sementara itu, Dany Mayang Kusuma, ST Wakil Kepala SMKN 3 Bondowoso bidang kesiswaan menjelaskan, program Golden Tiket sangat bagus untuk siswa. “Program ini sangat bagus, makanya kami akan ikut mendorong siswa SMKN 3 Bondowoso yang punya kemauan, tekad kuat untuk ikut program ini,” kata Dany Mayang Kusuma, ST Wakil Kepala SMKN 3 Bondowoso bidang kesiswaan.
Dany Mayang Kusama, Wakil Kepala SMKN 3 Bondowoso menjelaskan, melalui program Golden Ticket, calon mahasiswa mendaftar program studi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) D3 Teknik Informatika PENS tanpa mengikuti tes. Calon mahasiswa dapat mengambil kursus selama menjadi siswa SMA/SMK, Di mana sertifikat tanda kelulusan dari kursus tersebut akan dikonversi menjadi SKS pada saat perkuliahan. Editor : Yohanes Pangestu