Masa sulit selama dua tahun terakhir berhasil dilewati dengan baik. Diakui, sejak daring dilaksanakan mulai September 2020 hingga Juli 2021. Lalu, berlanjut ke model luar jaringan (luring) dan daring mulai September 2021 sampai Juli 2022 memberikan pengalaman serta pelajaran berharga. Baik untuk dosen maupun bagi mahasiswa.
Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Noviansyah Rizalm SE MM CA CFrA mengatakan, pembelajaran saat pandemi tidak mengubah jadwal kuliah. Hanya saja, metode pembelajaran yang diberikan mengalami perubahan. Mulanya dilaksanakan dengan tatap muka bergeser ke daring dan blended, yaitu luring dan daring.
“Semua didukung dengan e-learning yang memadai. Untuk semester genap terakhir sudah memakai sistem blended dengan protokol kesehatan ketat. Sedangkan untuk semester ganjil yang dimulai tahun pembelajaran ini sudah full luring. Pandemi benar-benar mengajarkan kami untuk pentingnya beradaptasi di situasi apa pun,” katanya.
Noviansyah mengakui, suasana daring menguras cukup banyak tenaga dosen seperti dalam memberikan materi pembelajaran supaya dapat tersampaikan dengan baik. Apalagi pada mata kuliah yang membutuhkan teknik praktikum. Dosen saat itu dituntut menyusun visualisasi tahap demi tahap materi pembelajaran.
“Secara tidak langsung, suasana itu mendorong seluruh civitas academica memanfaatkan teknologi dan digitalisasi. Kami tetap semangat melewati masa Covid-19. Meskipun pada akhirnya ada salah satu dosen yang gugur dalam masa itu. Semoga kita bisa segera pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat,” pungkasnya. (son/c2/fid) Editor : Maulana Ijal