Mereka adalah mahasiswa program studi teknik peternakan Polije. pembekalan teknik handling hewan ternak ini dilakukan untuk persiapan menghadapi lomba AITeC di Payakumbuh, Sumatera Barat. Handling hewan ternak ini merupakan suatu upaya penanganan yang dilakukan terhadap hewan ternak. Tujuannya mengendalikan ternak sesuai dengan yang diinginkan tanpa menyakiti.
BACA JUGA: Dimulai Hari Ini, Tes SBMPN Polije Berlangsung di Tiga Kampus
Dosen Program Studi Produksi Ternak Jurusan Peternakan Polije Erfan Kustiawan mengatakan, ada dua jenis teknik handling hewan ternak. “Ada teknik robe squeeze dan teknik burley,” ujarnya, Jumat (1/7).
Handling dengan teknik robe squeeze yaitu teknik merebahkan sapi dengan mengikatkan tali pada bagian dada dan perut hewan. Ini untuk mengunci pergerakan hewan. Teknik tersebut memudahkan para handler hewan ternak dalam mengendalikan hewan, sehingga lebih mudah untuk direbahkan.
Teknik kedua adalah teknik burley. Caranya dengan menyilangkan tali dari dada ke sisi perut, kemudian ditarik oleh dua handler. Teknik burley ini harus dilakukan maksimal dua orang. Hanya butuh waktu 30 detik untuk merebahkan hewan dengan menggunakan teknik burley. “Teknik ini sangat menguntungkan karena bersifat animal welfare. Menyejahterakan ternak dan tidak menyakiti,” terangnya.
Selain dapat diterapkan dalam hewan kurban, teknik ini juga bisa digunakan untuk melakukan perawatan pada sapi. Seperti pada saat membersihkan kuku sapi. (*)
Reporter: Viona Alvioniza
Foto: Istimewa
Editor: Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal