Pameran aplikasi ini merupakan final project sebagai bentuk pembelajaran. Setiap semester, Polije mewajibkan mahasiswanya untuk menciptakan produk dari hasil pembelajaran. Pada pemaparan aplikasi kali ini, ada 96 produk aplikasi dari 500 mahasiswa.
Mahasiswa semester dua membuat aplikasi desktop atau aplikasi berupa kasir, mahasiswa semester empat dan enam membuat aplikasi website dan mobile. Aplikasi tersebut meliputi bidang pertanian, peternakan, sekolah, e-commerce, wisata, dan produk unggulan UMKM. Ada juga aplikasi BumdesKM yang bergerak di bidang UMKM desa. Kemudian ada Bengkol atau Bengkel Online, aplikasi yang menyediakan fitur memanggil mekanik.
BACA JUGA: Jelang Idul Adha, Kasus PMK Jadi Perhatian Penting Polije
Koordinator Program Studi Teknik Informatika Polije Trismayanti menyampaikan tujuan dari pameran aplikasi ini. Yakni agar mahasiswa memiliki bekal menjadi entrepreneur muda, khususnya di bidang IT. Saat acara penutupan nanti akan diumumkan aplikasi terbaik, poster terbaik dan video terbaik.
Menurutnya, hal utama yang menjadi kriteria penilaian dalam pameran aplikasi ini adalah untuk mahasiswa semester dua mampu menampilkan sampai produk tercetak dalam bentuk nota. Sementara semester empat dan enam, produk aplikasi yang dibuat harus sudah ada yang terjual. Artinya, produk aplikasi tersebut mampu diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat. “Salah satu yang menjadi unggulan adalah aplikasi ini untuk membantu UMKM yang ada di Jember,” terangnya. (*)
Reporter: Viona Alvioniza
Fotografer: Viona Alvioniza
Editor: Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal