alexametrics
27.1 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Jelang Idul Adha, Kasus PMK Jadi Perhatian Penting Polije

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kasus penyebaran dan penularan virus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak merupakan hal serius yang harus ditangani. Isu inilah yang diangkat oleh Dr Ir Nantil Bambang Eko S, Msi, dari Politeknik Negeri Jember (Polije), saat menjadi keynote speaker dalam agenda Annual Work Conference and Seminar of Higher Vocational Education International Alliance for Agri – Husbandry 2022, Selasa (28/06).

Agenda tersebut merupakan pertemuan tahunan dari aliansi perguruan politeknik dunia. Polije hadir mewakili Indonesia. Pertemuan aliansi perguruan politeknik dunia itu dimotori oleh China dan Adam Benneth, perwakilan Australia, sebagai moderator. Setiap tahunnya, Polije hadir memenuhi undangan, namun sejak pandemi agenda tersebut dilakukan secara daring.

BACA JUGA: Mahasiswa Polije Gelar Pameran Perangkat Lunak Bidang Kesehatan

Mobile_AP_Rectangle 2

Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduknya adalah muslim. Menjelang perayaan Idul Adha, isu PMK pada hewan ternak harus menjadi perhatian utama pemerintah dan seluruh masyarakat.

“Kami angkat (PMK) ke momen internasional agar masyarakat tahu bahwa Indonesia itu juga sangat perhatian melindungi warganya terkait pasokan daging, khususnya dalam rangka menjelang Idul Adha,” jelas Bambang.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kasus penyebaran dan penularan virus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak merupakan hal serius yang harus ditangani. Isu inilah yang diangkat oleh Dr Ir Nantil Bambang Eko S, Msi, dari Politeknik Negeri Jember (Polije), saat menjadi keynote speaker dalam agenda Annual Work Conference and Seminar of Higher Vocational Education International Alliance for Agri – Husbandry 2022, Selasa (28/06).

Agenda tersebut merupakan pertemuan tahunan dari aliansi perguruan politeknik dunia. Polije hadir mewakili Indonesia. Pertemuan aliansi perguruan politeknik dunia itu dimotori oleh China dan Adam Benneth, perwakilan Australia, sebagai moderator. Setiap tahunnya, Polije hadir memenuhi undangan, namun sejak pandemi agenda tersebut dilakukan secara daring.

BACA JUGA: Mahasiswa Polije Gelar Pameran Perangkat Lunak Bidang Kesehatan

Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduknya adalah muslim. Menjelang perayaan Idul Adha, isu PMK pada hewan ternak harus menjadi perhatian utama pemerintah dan seluruh masyarakat.

“Kami angkat (PMK) ke momen internasional agar masyarakat tahu bahwa Indonesia itu juga sangat perhatian melindungi warganya terkait pasokan daging, khususnya dalam rangka menjelang Idul Adha,” jelas Bambang.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kasus penyebaran dan penularan virus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak merupakan hal serius yang harus ditangani. Isu inilah yang diangkat oleh Dr Ir Nantil Bambang Eko S, Msi, dari Politeknik Negeri Jember (Polije), saat menjadi keynote speaker dalam agenda Annual Work Conference and Seminar of Higher Vocational Education International Alliance for Agri – Husbandry 2022, Selasa (28/06).

Agenda tersebut merupakan pertemuan tahunan dari aliansi perguruan politeknik dunia. Polije hadir mewakili Indonesia. Pertemuan aliansi perguruan politeknik dunia itu dimotori oleh China dan Adam Benneth, perwakilan Australia, sebagai moderator. Setiap tahunnya, Polije hadir memenuhi undangan, namun sejak pandemi agenda tersebut dilakukan secara daring.

BACA JUGA: Mahasiswa Polije Gelar Pameran Perangkat Lunak Bidang Kesehatan

Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduknya adalah muslim. Menjelang perayaan Idul Adha, isu PMK pada hewan ternak harus menjadi perhatian utama pemerintah dan seluruh masyarakat.

“Kami angkat (PMK) ke momen internasional agar masyarakat tahu bahwa Indonesia itu juga sangat perhatian melindungi warganya terkait pasokan daging, khususnya dalam rangka menjelang Idul Adha,” jelas Bambang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/