Antusiasme peserta yang mengikuti event perdana ini cukup tinggi. Dalam batas waktu pendaftaran kurang lebih satu bulan, ada 73 peserta yang mendaftar dari berbagai daerah. Tidak hanya dari Lumajang, peserta dari Bondowoso, Jember, Banyuwangi hingga Pamekasan juga tertarik mengikuti event tersebut.
Rektor ITB Wiga Lumajang Dr Ratna Wijayanti Daniar Paramita SE MM mengatakan, event terebut diselenggarakan untuk memfasilitasi talenta-talenta muda se-Jawa Timur. Peserta menyanyikan satu lagu pilihan sendiri di antara lagi-lagu yang telah ditentukan panitia. Pemenang ditetapkan enam orang, juara 1 sampai 6, oleh juri yang berkompeten.
“WSC ini merupakan event tahunan tingkat provinsi dengan kategori perorangan. Peserta yang akhirnya bisa ikut berjumlah 58 orang. Sedangkan 15 orang lainnya tidak lolos administrasi karena di luar usia 15–22 tahun. Ada 4 kriteria penjurian, materi atau karakteristik vokal, teknik, pembawaan atau penjiwaan, dan penampilan,” katanya.
Event perdana ini mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat luas. Sebab, jumlah peserta yang berasal dari seluruh daerah di Jawa Timur membeludak. Untuk itu, rencananya event WSC seterusnya bakal diselenggarakan setiap tahun.
“Saya sangat bersyukur dan bangga atas terselenggaranya event WSC. Event dengan skala provinsi ini insyaallah akan menjadi event tahunan yang akan menobatkan best singer WSC setiap tahunnya. Harapannya, selain menjaring pemilik talenta sebagai penyanyi terbaik, event ini juga menjaring calon mahasiswa baru yang berbakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, pihaknya menyampaikan terima kasih banyak kepada seluruh peserta, dewan juri, manajemen Lippo Plaza, serta semua pihak yang mendukung kegiatan tersebut. Terutama crew Gemilang Wiga. “Memilih ITB Wiga untuk mengembangkan talent dan studi adalah pilihan yang tepat, karena Wiga kampus milenial berkebudayaan,” pungkasnya.
Jurnalis: Atieqson Mar Iqbal
Fotografer: ITB WIGA FOR RAME
Editor: Hafid Asnan Editor : Maulana Ijal