Baca Juga : Tatapan Mata Picu Pemuda Jenggawah Jember Ini Pukuli Anak di Bawah Umur
Keberadaan fasilitas SSC yang berada di lantai satu gedung serbaguna atau selatan gedung rektorat tersebut baru diresmikan oleh Rektor Unej, kemarin (12/4). Selain meresmikan fasilitas SSC, Rektor Unej Iwan Taruna juga meresmikan sembilan gedung lainnya yang tersebar di Unej Kampus Tegalboto, Jember, serta di Kampus Bondowoso dan Kampus Pasuruan.
Dalam sambutan peresmiannya, Rektor Unej menjelaskan, pembangunan SSC dalam rangka meningkatkan layanan kepada pelanggan utama perguruan tinggi, yakni mahasiswa. “Semenjak berubah menjadi perguruan tinggi berstatus Badan Layanan Umum, maka Unej dituntut lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan di segala bidang,” ucapnya.
Karena itu, tambah Iwan Taruna, pada dasarnya keberadaan SSC menjadi bagian tak terpisahkan dari penguatan tata kelola, pemberian kemudahan akses layanan, serta memacu inovasi layanan yang ada di Unej. “Tujuan akhirnya adalah terwujudnya good university government,” jelas Iwan Taruna.
Rektor Unej menambahkan, keberadaan fasilitas layanan yang terintegrasi seperti SSC akan memudahkan evaluasi sebuah program layanan secara berkelanjutan. Sebab, setiap pertanyaan, keluhan, dan masukan akan tercatat. Nantinya dari evaluasi tersebut diharapkan muncul inovasi layanan lainnya. “Dengan adanya fasilitas SSC, maka sebuah layanan memiliki standar tertentu. Semisal legalisasi ijazah harus sudah jadi sekian hari, begitu pula layanan lainnya. Fasilitas SSC akan dilengkapi aplikasi layanan kemahasiswaan yang terkait. Sehingga mahasiswa yang memerlukan layanan nantinya akan menggunakan aplikasi tertentu dan tinggal mengambil di fasilitas SSC. Jadi, layanan yang diberikan berbasis pada sistem one stop service,” imbuh Iwan Taruna.
Selain meresmikan fasilitas SSC, pagi itu Rektor Unej juga meresmikan sembilan fasilitas gedung lainnya, di antaranya gedung Apotek UNEJ Medical Center (UMC) Prima, gedung UMC Kampus Pasuruan, Cafetaria Integritas Fakultas Hukum, gedung perkuliahan Unej Kampus Bondowoso, gedung perkuliahan dan manajemen Fakultas Ilmu Komputer, serta empat gedung unit kegiatan mahasiswa (UKM) dan organisasi kemahasiswaan (ormawa) di Fakultas Pertanian, Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Teknologi Pertanian, dan Fakultas Farmasi.
Khusus untuk gedung UKM dan ormawa di empat fakultas dibangun dengan tiga lantai yang memadukan antara fasilitas kantin, ruang kerja bagi UKM dan ormawa, serta ruang terbuka yang bisa digunakan sebagai wahana diskusi dan unjuk kemampuan bagi mahasiswa. “Dengan adanya fasilitas gedung UKM dan ormawa, maka mahasiswa yang sedari pagi hingga sore beraktivitas di kampus makin betah. Sebab, untuk keperluan makan dan diskusi sambil nyantai sudah ada hinga tak perlu keluar kampus,” ujar Dekan Fakultas Pertanian Prof Soetriono.
Kebanggaan juga disampaikan oleh koordinator Unej Kampus Bondowoso, M Fathorrozi. Menurutnya, keberadaan gedung baru lima lantai di kampusnya menjadi gedung perkuliahan tertinggi di Bondowoso. (ika/c2/dwi) Editor : Safitri