Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

JKN KIS Penyeimbang Antara Kesehatan dan Keuangan

Safitri • Jumat, 8 Oktober 2021 | 16:53 WIB
Photo
Photo
JEMBER, RADARJEMBER.ID - Saat ini tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan semakin meningkat, apalagi disaat pandemi seperti sekarang ini. Masyarakat mulai rajin melakukan olahraga, memeriksakan kesehatan secara teratur dan melakukan upaya untuk mencegah penyakit lainnya agar kualitas hidup mereka meningkat. Meskipun sudah melakukan pola hidup sehat, memiliki perlindungan jaminan kesehatan merupakan hal yang penting dalam kehidupan kita.

Bagi Mohamad Fadholi (24), keuangan dan kesehatan merupakan dua hal yang tidak dapat diprediksi. Menurut laki-laki yang berprofesi sebagai satuan pengamanan disalah satu perusahaan di Kabupaten Jember ini, kesehatan itu akan berdampak pada keuangan, begitu pula sebaliknya.

“Jika kita banyak uang, apalah artinya kalau tidak sehat. Uang sebanyak apapun juga akan habis jika kita sakit dan digunakan untuk terus berobat. Sebenarnya sehat itu mahal harganya kalau kita hitung-hitung secara finansial. Sehat itu akan terasa berharga jika sudah pergi dari kita,”ungkap fadholi saat ditemui Tim Jamkesnews, Selasa (05/10).

Fadholi mengungkapkan bahwa hadirnya Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan merupakan solusi yang tepat untuk menyeimbangkan keuangan dan kesehatan. Menurutnya, Program JKN-KIS telah terbukti membantu menjaga kondisi keuangan masyarakat agar tidak jatuh miskin ketika sakit. Fadholi pun mengapresiasi konsep gotong royong yang diterapkan dalam program tersebut.

"Ketika yang sehat membantu yang sakit, yang mampu membantu yang tidak mampu, yang muda membantu yang tua, semua ikut bergotong royong untuk saling tolong menolong. Saya sendiri yang sudah merasakan manfaat program ini, apalagi bagi yang lain dengan beragam pengobatan, operasi, rawat inap, rawat jalan. Coba kita hitung sudah berapa banyak yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan, hal ini yang tidak pernah kita fikirkan,”jelas fadholi.

Fadholi juga mengatakan bahwa suksesnya Program JKN-KIS ini tidak lepas dari peran pemerintah, BPJS Kesehatan, tenaga medis, hingga seluruh masyarakat yang turut berpartisipasi menjadi peserta JKN-KIS dan selalu rajin membayar iuran setiap bulannya.

“Terima kasih peserta JKN-KIS, semoga kita semua bisa senantiasa dalam keadaan sehat. Jangan pantang menyerah untuk terus mengalirkan kebaikan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan," harap Fadholi. Editor : Safitri
#BPJS Kesehatan