Radar Jember - Setelah menuntaskan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), jemaah haji asal Jember masih memiliki kesempatan untuk melaksanakan berbagai amalan sunah di Tanah Suci sebelum kembali ke Indonesia.
Waktu yang tersisa dimanfaatkan untuk memperbanyak ibadah di Masjidil Haram dan mengisi hari-hari akhir dengan kegiatan yang bernilai spiritual.
Ketua Regu Kloter 92 KBIHU Ar Roudhoh Jember, Abdurrahman Imansyah, mengatakan sebagian besar jemaah kini fokus memperbanyak salat berjemaah, membaca Alquran, berzikir, dan berdoa.
Baca Juga: Dua Jamaah Haji Asal Lumajang Meninggal Dunia, Diduga Karena Faktor Penyakit
Setelah rangkaian wajib haji selesai, suasana ibadah cenderung lebih tenang dibandingkan saat puncak pelaksanaan haji.
Menurutnya, kondisi jemaah secara umum cukup baik meski sebelumnya harus menjalani aktivitas yang padat selama fase Armuzna.
Petugas kloter tetap melakukan pemantauan untuk memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman hingga jadwal kepulangan tiba.
“Alhamdulillah jemaah dalam kondisi baik. Setelah puncak haji selesai, mereka bisa lebih fokus beribadah dan memanfaatkan waktu yang ada untuk memperbanyak amalan sunah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, menjaga kesehatan menjadi perhatian utama pada masa menjelang kepulangan. Jemaah diimbau mengatur aktivitas dan mencukupi kebutuhan cairan agar kondisi fisik tetap prima di tengah cuaca panas Arab Saudi.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Jember, Nur Sholeh mengatakan, untuk jadwal kembali ke tanah air, kloter 90 hingga 98 masih lama. Sehingga jemaah masih ada waktu banyak untuk menuntaskan ibadah sunnah umroh.
Ia menyebut, berdasarkan jadwal pemulangan, akan berlangsung sejak 24 hingga 26 Juni beruntun sesuai kloter masing-masing.
“Kami masih ada waktu panjang disini untuk melaksanakan ibadah sunnah, dan umroh. Sebelum kembali ke tanah air nanti kami akan ke madinah terlebih dahulu,” pungkasnya. (dhi/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh