Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ini Contoh Naskah Pidato untuk Hari Kebangkitan Nasional yang Bisa Kamu Jadikan Referensi!

Redaksi Radar Jember • Selasa, 20 Mei 2025 | 21:14 WIB
Ini Contoh Naskah Pidato untuk Hari Kebangkitan Nasional yang Bisa Kamu Jadikan Referensi!
Ini Contoh Naskah Pidato untuk Hari Kebangkitan Nasional yang Bisa Kamu Jadikan Referensi!

Radar Jember - Hari ini, 20 Mei 2025, seluruh penjuru Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang ke-117. 

Momentum bersejarah ini diperingati sebagai pengingat lahirnya semangat nasionalisme dan perjuangan kolektif bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan.

Peringatan tahun ini mengusung tema Bangkit untuk Indonesia Emas, sebuah ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat nilai kebangsaan, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor demi menyongsong masa depan Indonesia yang lebih maju dan inklusif.

Berbagai instansi pemerintah dan komunitas di seluruh Indonesia turut menyemarakkan peringatan Harkitnas dengan beragam kegiatan, mulai dari seminar kebangsaan, pertunjukan seni, hingga pembacaan pidato bertema nasionalisme. 

Di sejumlah daerah, pidato-pidato tersebut dibacakan oleh pelajar dan tokoh masyarakat sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat perjuangan kolektif masa lalu.

Isi pidato umumnya menekankan pentingnya membangun kembali semangat gotong royong, solidaritas sosial, dan tekad untuk memajukan bangsa melalui kontribusi nyata. 

Refleksi atas sejarah dianggap penting agar semangat kebangkitan nasional tetap hidup di tengah era digital dan globalisasi.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, berikut ini contoh pidato yang dapat digunakan dalam perlombaan atau acara peringatan Harkitnas:

Contoh Pidato: “Bangkit Bersama, Majukan Bangsa”

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,

Yang saya hormati Bapak/Ibu dewan juri, guru-guru, dan seluruh teman-teman yang saya banggakan.

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat-Nya kita dapat berkumpul dalam kegiatan lomba pidato ini dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional.

Hadirin yang saya hormati,
117 tahun lalu, tepatnya pada 20 Mei 1908, lahirlah organisasi Boedi Oetomo yang menjadi tonggak awal perjuangan nasional. 

Para tokoh seperti dr. Soetomo dan kawan-kawan menyadari pentingnya persatuan untuk menghadapi penjajahan. 

Mereka bangkit dari keterpurukan, lalu menggelorakan semangat cinta tanah air dan pendidikan.

Kini, perjuangan itu belum selesai. Musuh kita bukan lagi penjajah bersenjata, tapi ketimpangan sosial, intoleransi, dan kemalasan berpikir. 

Maka dari itu, kebangkitan hari ini adalah tentang membangkitkan semangat belajar, semangat inovasi, dan semangat menjaga persatuan.

Teman-teman yang saya banggakan,
Sebagai generasi muda, kita punya tanggung jawab besar. Jangan sampai kita hanya menjadi penonton dari sejarah bangsa. 

Mari kita isi kemerdekaan dengan karya, prestasi, dan kepedulian sosial. Jadikan teknologi sebagai alat untuk membangun, bukan untuk memecah-belah.

Dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional, marilah kita bangkit bersama, melangkah bersama, dan membangun Indonesia yang kita impikan bersama.

Terima kasih atas perhatiannya.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar peringatan sejarah, tetapi juga momentum untuk memperkuat semangat kolektif bangsa. 

Di tengah tantangan global dan dinamika sosial yang terus berubah, semangat persatuan dan kerja bersama menjadi kunci untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berdaya saing.

Penulis: Cintya Diyanti Utomo

Editor : M. Ainul Budi
#harkitnas #hari kebangkitan nasional #Contoh Naskah