Wajib Belajar 15 Tahun Mulai Didorong, Gagasan Pendidikan Gratis Prabowo Jadi Sorotan?

Redaksi Radar Jember • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 18:27 WIB
Prabowo dalam acara peresmian program digitalisasi pembelajaran untuk Indonesia cerdas pada 17 november 2025. yang kini prabowo tengah mencanangkan pendidikan 15 tahun (kemendikdasmen)
Prabowo dalam acara peresmian program digitalisasi pembelajaran untuk Indonesia cerdas pada 17 november 2025. yang kini prabowo tengah mencanangkan pendidikan 15 tahun (kemendikdasmen)

RADAR JEMBER – Gagasan untuk memperluas jangkauan akses Kembali menjadi pehatian, setelah Presiden Prabowo menyatakan biaya pendidikan di sekolah negeri hingga ke perguruan tinggi negeri harus gratis.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Prabowo menghadiri acara puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta pada Jum’at (18/9/2026).

Prabowo mengatakan bahwa Pendidikan negeri mulai SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi negeri harus dapat diakses dengan gratis 

Ia juga menyatakan akan segera mengadakan rapat untuk membahas mengenai upaya mewujudkan gagasan tersebut.

Pernyataan tersebut kemudian memunculkan pembahasan mengenai waktu tempuh Pendidikan yang dibiayai oleh negara.

Salah satu gagasan yang mengemuka adalah penerapan wajib belajar selama 15 tahun, yang memperlebar jangkauan Pendidikan setelah Pendidikan dasar dan menengah.

Wacana tersebut muncul ketika pelaksanaan program wajib pendidikan selama 13 tahun yang menjadi program prioritas pemerintah.

Kebijakan tersebut menlingkupi satu tahun pendidikan prasekolah, enam tahun SD, tiga tahun SMP, dan tiga tahun SMA atau sederajat.

Artinya, seandainya kebijakan Pendidikan 15 tahun diterapkan terdapat tambahan masa pendidikan dibandingkan kebijakan yang sedang berjalan.

Perubahan tersebut membawa pembahasan yang baru mengenai jenjang masuk Pendidikan, skema pembelajaran dan biaya yang disiapkan oleh negara.

Pemerintah saat ini masih berfokus pada pelaksanaan Wajib Belajar 13 Tahun.

Kemendikdasmen menyebutkan Pendidikan diarahkan untuk melebarkan pemerataan akses pendidikan sekaligus menekan angka anak putus sekolah.

Di sisi lain, gagasan pendidikan gratis hingga ke universitas negeri membuka perkara yang lebih luas.

Permasalahannya bukan hanya mengenai biaya tetapi fasiltas sarana dan prasarana yang mendukung, serta tenaga pendidik yang juga harus diperhintungkan.

Wacana wajib belajar 15 tahun masih dalam tahap pembahasan dan belum menjadi kebijakan resmi yang menggantikan Wajib Belajar 13 Tahun.

Pernyataan Prabowo membuka pembahasan baru soal jaminan akses pendidikan hingga perguruan tinggi negeri.

penulis= Muhammad Riza Azizi

Editor : M. Ainul Budi
berita prabowo wajib belajar prabowo pendidikan gratis