Bupati Jember Hendy Siswanto menerangkan bahwa vaksinasi di Jember masih berlangsung hingga saat ini. Pencapaian vaksinasi diketahui masih mencapai 30,2 persen. “Masih kurang banyak,” lanjutnya.
Meski demikian, pihaknya terus mengupayakan percepatan vaksinasi. Nantinya, dia menyatakan bahwa DPD Golkar juga bakal membantu pemerintah dalam memberikan pasokan vaksinasi guna segera mewujudkan terbentuknya herd immunity alias kekebalan masal.
Harapannya, vaksinasi yang diagendakan DPD Golkar nantinya bukan hanya digelar di kantor, melainkan mampu menjamah warga pelosok Jember. Mengingat, masih ada ratusan desa yang perlu didatangi untuk memberikan vaksinasi bagi setiap warganya. “Kami akan siapkan tempat,” paparnya.
Selain itu, Hendy menerangkan bahwa pihaknya juga intens dalam menjalin komunikasi bersama sejumlah anggota DPR. Baik daerah, provinsi, maupun pusat. Dia menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi terkait pengadaan vaksinasi di Kabupaten Jember. “Kami meminta bantuan kepada mereka,” imbuhnya. Sebab, ada jatah yang bisa diarahkan ke Jember. Apalagi Jember masih butuh banyak vaksin bagi sekitar 1,5 juta penduduk.
Meski realisasi vaksinasi di Jember masih rendah, Hendy menyatakan bahwa penerapan PPKM bakal dimaksimalkan. Tujuannya sebagai langkah pemutusan mata rantai persebaran Covid-19. “Alhamdulillah, hari ini tercatat tak ada yang meninggal, sedangkan yang terpapar ada 10 orang,” ujarnya. Yang sembuh cukup besar, yakni sebanyak 30 orang lebih.
Sementara itu, Ketua DPD 1 Golkar Jawa Timur Sarmuji memberikan apresiasi kepada Hendy karena sudah berhasil membawa Jember menjadi daerah yang masuk dalam PPKM level 1. “Padahal, proporsional vaksinasinya belum tinggi, namun sudah membawa Jember menjadi lebih baik,” tandasnya.
Reporter : Isnein Purnomo
Fotografer : Doskominfo For Radar Jember
Editor : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Ivona