BACA JUGA : Rekor Baru, Terjual 1,8 Juta Kopi Hari Pertama Perilisan Album K-pop TXT
“Untuk saat ini memang sudah ada tips dan trik dalam mengatasi permasalahan itu, yakni dengan pemberian pupuk KCL dan fungisida,” ungkapnya pria berusia 62 tahun itu.
Menurutnya, dengan pemberian pupuk KCL cukup membantu memperkuat perakaran tanaman. Selain itu, fungsi fungisida untuk mencegah timbulnya jamur. “Memang limbah tersebut ada sisi positifnya juga, yakni dapat menjadi pupuk organik. Jadi, kami tidak perlu menambahkan pupuk secara berlebih. Tetapi, tidak tahu jika hal itu terjadi dalam jangka panjang dampaknya apa,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember.
Dia menambahkan, dirinya tak mengetahui secara detail mengenai efek jangka panjang bila lahan sawah terus tercemar air limbah sampah bakal berakibat buruk. Dirinya berharap ada solusi maupun langkah kongkret dari pihak terkait atas permasalahan limbah sampah yang turut mencemari lahan persawahan di sekitar lokasi TPA Pakusari itu. (mg4/c2/bud)
Editor : Safitri