Kegiatan ini juga didukung oleh 16 mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Unair. Nantinya, para mahasiswa akan ditempatkan di delapan puskeswan yang ada di Jember selama sepekan.
BACA JUGA: Vaksinator Minim, Dinas Peternakan Jember Mulai Kewalahan Tangani PMK
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jember drh Elok Kristanti mengatakan, para mahasiswa ini akan membantu terkait pendataan hewan ternak, vaksinasi hewan, pelaporan data dan pengobatan hewan yang terjangkit PMK.
Di Jember, Wabah PMK telah ditemukan 11.000 kasus per 13 Juli 2022 dan telah menyebar di 31 wilayah kecamatan di Jember. “Upaya yang telah kami lakukan adalah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya peternak, penyemprotan kandang hewan, vaksinasi pada ternak yang sehat dan pengobatan pada ternak yang sakit,” katanya.
Elok juga mengimbau kepada para peternak agar meningkatkan kesehatan dan daya tahan hewan. Apabila ditemukan gejala dia meminta supaya segera melaporkan dan berkoordinasi dengan petugas kesehatan hewan atau pemerintah desa setempat. (*)
Reporter: Viona Alvioniza
Foto : Mega Silvia
Editor : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal