Radar Jember - Kemacetan horor yang kerap menyandera kawasan kampus Tegal Boto, khususnya saat sore hari selama Ramadan, mulai menjadi atensi serius pemerintah daerah.
Pemkab Jember kini merancang bakal kembali memberlakukan Sistem Satu Arah (SSA) di rute lingkar kampus tersebut.
"Besok kita akan umumkan terkait SSA di kawasan kampus untuk mengurai kemacetan sore hari," kata Bupati Jember Muhammad Fawait, saat meninjau pos pengamanan mudik, di depan Pendapa Wahyawibawagraha, Kamis (12/03).
Langkah ini mencakup ruas jalan utama yang menjadi jantung aktivitas mahasiswa dan warga, yakni Jalan Kalimantan, Jalan Mastrip, Jalan Riau, dan Jalan Jawa.
Gus Fawait meyakini kebijakan ini adalah jawaban atas kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut, sekaligus memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar.
Langkah pemberlakuan SSA ini sejatinya bukan hal baru bagi warga Jember. Kawasan Tegal Boto sebelumnya pernah menerapkan sistem serupa.
Namun, karena satu dan lain hal, SSA urung dipatenkan dan dikembalikan menjadi sistem dua arah.
Pemerintah daerah menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah kelancaran selama bulan Ramadan.
Namun, hasil uji coba ini akan menjadi bahan evaluasi penting untuk menentukan apakah SSA layak dipermanenkan di masa mendatang.
Dengan adanya CCTV yang kini terintegrasi di titik-titik rawan kemacetan, ia meyakini petugas akan lebih mudah memantau efektivitas SSA secara real-time.
"Kita uji coba dulu, tapi yang terpenting untuk Ramadan ini," pungkas Gus Fawait. (mau/bud)
Editor : Imron Hidayatullahh