JEMBER, RADARJEMBER.ID- Warga Dusun Grujukan, Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, Jember mendadak geger. Ini setelah dua nelayan asal desa setempat menemukan mayat mengambang di Sungai Bedadung, Selasa (4/7) pagi sekitar pukul 09.30.
Dua nelayan itu adalah Wasis Sasmita dan Samsul. Saat itu, mereka baru saja mengisi BBM di tangki mesin jukung “Ibunda”. Sedianya, kedua nelayan itu hendak berangkat melaut.
Baca Juga: Hendak Bermain di Sungai, Dua Bocah di Jember Temukan Mayat Mengapung
Ketika ditemukan, posisi mayat yang masih lengkap dengan baju itu dalam keadaan tertelungkup di pinggir sungai. Dua nelayan tersebut langsung mengikat mayat itu karena khawatir hanyut terbawa arus. Selanjutnya, mereka melaporkan temuan itu ke Satpolair Polres Jember di Kecamatan Puger.
Empat anggota Polair Polres Jember segera mendatangi lokasi. Mereka mengevakuasi mayat dan memasukkan ke kantong jenazah. Jasad berjenis kelamin perempuan ini sudah mengeluarkan bau busuk cukup menyengat. Diduga sudah meninggal lebih tiga hari.
Kasatpol Air Polres Jember AKP Hari Pamuji membenarkan peristiwa penemuan mayat tersebut. “Jenis kelaminnya perempuan. Selanjutnya dikirim ke kamar mayat RSD dr Soebandi Jember,” terangnya.
Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember, mayat diperkirakan berumur 40 tahun. Saat ditemukan ada beberapa ciri yang menonjol dari korban. Di antaranya memakai kaus cokelat celana, jeans pendek, memakai gelang monel di kedua tangannya dan ada sabuk di perut.
Baca Juga: Warga Patrang Geger, Ada Mayat Tersangkut Batu di Aliran Sungai Jompo
Kuat dugaan, korban tenggelam lebih dari satu hari dan terbawa arus sungai hingga ke muara Bedadung. Saat ini Tim Inafis Polres Jember sedang melakukan identifikasi terhadap jasad korban.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki identitas mayat itu. Jika ada warga yang merasa kehilangan keluarga, aparat penegak hukum ini meminta agar segera melaporkan ke kantor polisi terdekat. (jum/rus)
Editor : Radar Digital