JEMBER,RADARJEMBER.ID – Polisi akhirnya mengungkap fakta baru kasus kecelakaan tunggal di Jalan PB Sudirman Dusun Mencek, Desa Serut, Kecamatan Panti, Jember, Sabtu (1/7) sore. Ternyata, kecelakaan itu bukan karena onderdil kemudi rusak, melainkan akibat sopir mengantuk.
Sebelumnya, sopir truk Rendy Kurniawan, 33, asal Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Ajung itu, mengaku jika truk W 8043 PH yang ia kemudikan oleng lantaran onderdil kemudi rusak. Bahkan, kepada polisi yang melakukan olah TKP, dia juga mengatakan hal serupa.
Baca Juga: Onderdil Kemudi Lepas, Truk Boks Terguling hingga Nabrak Warung Lalapan dan Rumah Warga di Jember
Awalnya, sopir mengaku kalau stang kemudi tidak berfungsi, sehingga truk boks berjalan oleng. Ini juga disampaikan Muzaqi Maulana, 22, teman yang duduk di sampingnya.
"Sebelum kecelakaan saya tiduran di samping sopir. Dari arah timur itu sudah berjalan oleng sehingga saya dibangukan oleh mas Rendy," kata Muzaqi, menguatkan penjelasan Rendy.
Sejak awal sopir dan kernet truk boks itu bersikukuh kalau ada onderdil yang sudah tidak berfungsi. Ketika setir ditahan ban depan tetap oleng sehingga menabrak rombong tempat berjualan terang bulan dan warung lalapan ayam geprek milik Yanto, persi di belakang musala.
Ternyata, setelah proses evakuasi menggunakan towing selesai, truk yang mengalami rusak ringan itu tidak ada gangguan berarti dengan kemudi maupun onderdilnya, seperti yang disampaikan sang sopir.
Baca Juga: Apes Nian Nasib Warga Jember Ini, Bermaksud Hindari Kecelakaan Ia justru Tersungkur di Jalan
Buktinya, ketika mesin dihidupkan dan berjalan sama sekali tidak ada gangguan. Bahkan saat putar balik untuk dibawa ke Polsek Panti juga tidak ada masalah dengan setirnya.
Belakangan sang sopir mengaku bahwa dirinya mengantuk. Pengakuan itu ia sampaikan di hadapan polisi saat menjalani pemeriksaan di Polsek Panti. (jum/rus)
Editor : Radar Digital