RADAR JEMBER - Panitia SNPMB 2026 menerapkan strategi khusus dalam pelaksanaan UTBK-SNBT dengan menempatkan peserta pendaftar Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi pada hari-hari awal ujian.
Langkah ini dilakukan untuk menekan potensi kecurangan, menyusul temuan tahun sebelumnya di mana sekitar 99% kasus pelanggaran terpusat pada kedua program studi tersebut.
Ketua Tim SNPMB 2026, Eduart Wolok, menyebut pengawasan diperketat sejak hari pertama, terutama bagi peserta yang memilih prodi kedokteran.
Sejumlah modus kecurangan yang teridentifikasi antara lain penggunaan jasa joki, pemalsuan identitas, hingga pemanfaatan perangkat komunikasi tersembunyi seperti kacamata berkamera dan mikrofon.
Panitia menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran, termasuk diskualifikasi langsung, larangan mengikuti jalur mandiri, hingga blacklist dari seluruh perguruan tinggi negeri.
Kebijakan ini diambil guna menjaga integritas dan keadilan seleksi, mengingat tingginya persaingan di program studi kedokteran.
Editor : M. Ainul Budi