Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ada Tanggung Jawab di Balik Beasiswa Cinta Bergema, Mahasiswa Penerima Diminta Aktif Promosikan Potensi Jember

Sidkin • Kamis, 29 Januari 2026 | 06:15 WIB
Mahasiswa penerima beasiswa Cinta Bergema mengikuti sosialisasi eksplorasi potensi Jember di Universitas PGRI Argopuro, kemarin (28/1). Penerima diminta untuk aktif promosikan potensi Jember.
Mahasiswa penerima beasiswa Cinta Bergema mengikuti sosialisasi eksplorasi potensi Jember di Universitas PGRI Argopuro, kemarin (28/1). Penerima diminta untuk aktif promosikan potensi Jember.

Radar Jember - Beasiswa Cinta Bergema tak sekadar memberi dukungan biaya pendidikan bagi mahasiswa Jember.

Program ini juga membawa misi agar para penerimanya ikut mengenalkan potensi daerah ke ruang publik.

Melalui media sosial, mahasiswa diharapkan menjadi bagian dari promosi Jember.

Komitmen itu ditegaskan saat sosialisasi eksplorasi potensi Jember bagi penerima Beasiswa Cinta Bergema yang digelar di Universitas PGRI Argopuro (Unipar), kemarin (28/1).

Kegiatan ini diikuti mahasiswa yang telah menerima dan mencairkan beasiswa tahun 2025.

Pada sosialisasi ini, para mahasiswa diingatkan kembali bahwa beasiswa yang diterima juga disertai tanggung jawab sosial.

“Tujuannya  mahasiswa penerima beasiswa Cinta Bergema ikut serta mempublikasikan atau mengeksplorasi potensi Jember,” kata Kabid Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Jember Tulus Wijayanto.

Menurut Tulus, mahasiswa diharapkan membantu pemerintah menyampaikan berbagai hal positif tentang Jember. Mulai dari pariwisata hingga potensi ekonomi lainnya.

Promosi yang masif diyakini berdampak langsung terhadap peningkatan kunjungan dan pendapatan daerah.

Ia mencontohkan, sektor wisata yang semakin dikenal akan mendorong kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kalau pariwisatanya banyak dikunjungi, otomatis Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga akan semakin besar,” terangnya.

Komitmen tersebut, lanjut dia, sebenarnya sudah disepakati sejak tahap seleksi beasiswa.

Dalam proses wawancara, mahasiswa diminta menyatakan kesediaannya untuk ikut mempromosikan Jember.

Pemerintah pun menyiapkan materi konten yang bisa dibagikan ulang sehingga mahasiswa tidak perlu membuat dari awal.

“Sekarang semua mahasiswa punya sosial media dan HP. Mahasiswa tidak perlu repot-repot, konten sudah disediakan oleh Pemkab Jember melalui Kominfo atau Dinas Pendidikan,” ungkapnya.

Frekuensi unggahan disesuaikan dengan komitmen masing-masing mahasiswa saat wawancara.

Ada yang sekali promosi dalam sepekan hingga setahun sekali. Namun, Tulus menilai semakin sering promosi dilakukan tentu akan semakin baik dampaknya.

“Menurut saya, semakin sering lebih baik, minimal seminggu sekali,” imbuhnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan komitmen tersebut akan tetap dievaluasi sesuai regulasi yang berlaku.

Jika mahasiswa tidak menjalankan kesepakatan yang telah dibuat, maka hal itu bisa menjadi bahan pertimbangan pada pencairan berikutnya atau penerimaan beasiswa selanjutnya.

Dengan demikian, mahasiswa diharapkan benar-benar mendukung dan menyosialisasikan potensi Jember secara konsisten melalui media sosial mereka. (kin/dwi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Beasiswa Cinta Bergema #Unipar #beasiswa pemkab jember