Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Format Baru UTBK SNBT 2025, Ini Deretan Perubahan Penting yang Perlu Diketahui Peserta

M. Ainul Budi • Kamis, 24 April 2025 | 02:21 WIB
Latihan Soal TPA UTBK 2025: Pola Bilangan, Aljabar, dan Penalaran
Latihan Soal TPA UTBK 2025: Pola Bilangan, Aljabar, dan Penalaran

radar jember - Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam rangka Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025 hadir dengan sejumlah penyesuaian penting yang membedakannya dari pelaksanaan tahun sebelumnya.

Perubahan ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pendidikan tinggi yang lebih menekankan pada kemampuan berpikir kritis, literasi, dan penalaran.

1. Durasi pengerjaan soal
Salah satu perubahan paling mencolok terdapat pada jumlah soal dan durasi pengerjaan di beberapa subtes.

Pada subtes Literasi Bahasa Indonesia, misalnya jumlah soal ditambah dari 25 menjadi 30, dan durasi pengerjaan diperpanjang dari 37,5 menit menjadi 42,5 menit.

Begitu pula dengan Penalaran Matematika meskipun jumlah soal tetap sebanyak 20, durasi mengerjakannya kini menjadi 42,5 menit, dari sebelumnya hanya 37,5 menit.

Di sisi lain, subtes Literasi Bahasa Inggris justru mengalami pengurangan durasi yang cukup signifikan, dari 30 menit menjadi hanya 20 menit, meskipun jumlah soal tetap 30.

Penyesuaian ini dilakukan untuk mengoptimalkan penilaian terhadap kemampuan esensial peserta dalam memahami dan mengolah informasi dalam konteks akademik dan sehari-hari.

2. Konsentrasi pada Kecakapan Literasi dan Penalaran
UTBK SNBT 2025 lebih menekankan pada kompetensi berpikir tingkat tinggi.

Materi yang diujikan sepenuhnya mengacu pada Tes Potensi Skolastik (TPS), Literasi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, serta Penalaran Matematika.

Tidak lagi mengukur pengetahuan spesifik per bidang, seleksi kini fokus pada bagaimana calon mahasiswa memahami teks, menganalisis data, dan menyelesaikan persoalan logis.

Kebijakan ini sejalan dengan upaya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk membentuk sistem seleksi yang lebih adil dan relevan dengan tantangan dunia perkuliahan dan dunia kerja ke depan.

3. Pelaksanaan Hanya dalam Satu Gelombang
Berbeda dari tahun sebelumnya yang dibagi dalam dua gelombang, UTBK 2025 hanya dilaksanakan dalam satu gelombang, yaitu pada 23 April hingga 3 Mei 2025.

Setiap hari, ujian dibagi dalam dua sesi, yaitu sesi pagi dan siang. Format ini dinilai lebih efisien dan memberi kesempatan yang lebih merata bagi seluruh peserta di berbagai wilayah.

4. Fleksibilitas lintas jurusan
UTBK SNBT 2025 menghadirkan kebijakan baru yang memberikan fleksibilitas lebih besar kepada peserta dalam memilih program studi.

Kini, siswa diperbolehkan memilih prodi lintas jurusan tanpa terikat pada latar belakang pendidikan sebelumnya, memungkinkan lulusan IPA untuk memilih prodi IPS dan sebaliknya.

Peserta juga dapat memilih hingga empat program studi, dengan ketentuan dua pilihan pertama bebas dari PTN atau PTKIN, sementara dua pilihan terakhir wajib mencakup minimal satu program vokasi jenjang D3.

Urutan pemilihan mencerminkan prioritas, sehingga disarankan untuk menempatkan prodi impian di posisi teratas.

Meskipun kebijakan lintas jurusan memberi keleluasaan, sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Airlangga, tetap mengingatkan peserta untuk mempertimbangkan kesiapan akademik mereka sebelum memilih prodi yang berbeda dari jurusan asal.

Perbedaan latar belakang pendidikan dapat menjadi tantangan tersendiri dalam mengikuti perkuliahan.

Oleh karena itu, pemilihan program studi sebaiknya didasarkan pada minat, potensi diri, dan kesiapan untuk menghadapi materi perkuliahan di bidang yang dipilih.

Perubahan format UTBK SNBT 2025 merupakan langkah strategis untuk memastikan seleksi mahasiswa baru tidak hanya bergantung pada hafalan, tetapi juga pada kemampuan berpikir, bernalar, dan memahami informasi secara mendalam.

Calon peserta diimbau untuk mempelajari pola soal terbaru dan menyesuaikan strategi belajar agar dapat bersaing secara optimal dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri tahun ini.

Untuk informasi lebih lanjut dan pembaruan terkini seputar UTBK SNBT 2025, peserta disarankan untuk mengunjungi situs resmi SNPMB di https://snpmb.bppp.kemdikbud.go.id.

Editor : M. Ainul Budi
#UTBK SNBT 2025 #format baru