Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Dosen FIB Universitas Jember Launching Karyanya, Dari Kepingan Artikel Menjadi Buku Catat Pilunya Pemilu 2024

Alvioniza • Jumat, 7 Februari 2025 | 15:00 WIB
Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember (Unej). Dr Andang Subaharianto, menyerahkan buku berjudul “Jalan Terjal Etika Politik, Catatan Pilu Pemilu 2024” kepada Rektor Unej Dr Ir Iwan Taruna.
Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember (Unej). Dr Andang Subaharianto, menyerahkan buku berjudul “Jalan Terjal Etika Politik, Catatan Pilu Pemilu 2024” kepada Rektor Unej Dr Ir Iwan Taruna.

JEMBER, RADARJEMBER - Dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Jember (Unej), Dr Andang Subaharianto, meluncurkan bukunya berjudul Jalan Terjal Etika Politik, Catatan Pilu Pemilu 2024 di ruang sidang Dekanat FIB, kemarin (6/2) siang.

Buku ini ditulis selama 70 hari dari kumpulan artikel yang ditulis sejak berlangsungnya Pemilu 2024 lalu. 

Acara launching buku berlangsung dihadiri berbagai unsur akademisi hingga jurnalis. Rektor Unej Dr Ir Iwan Taruna juga turut menyaksikan peluncuran buku yang dipenuhi dengan analisis tajam tentang dinamika pemilu di Indonesia tersebut.

Dalam peluncuran itu, Iwan juga menjadi pembicara sekapur sirih.

Andang mengatakan, buku itu hadir dari sejumlah kepingan artikel yang ditulis di tengah berlangsungnya situasi politik Indonesia yang semakin memanas pasca-Pemilu 2024 lalu.

Dia melihat, meskipun Indonesia merupakan negara demokrasi dengan menjunjung tinggi hak pilih rakyat, namun juga terdapat banyak catatan kelam terkait etika politik yang muncul sepanjang proses pemilu. 

Mulai dari praktik politik uang hingga manipulasi suara, buku ini berusaha memberikan gambaran tentang bagaimana etika politik sering kali terabaikan demi kepentingan kekuasaan.

"Dalam buku ini, saya mencoba untuk membuka mata publik tentang tantangan besar yang dihadapi oleh demokrasi Indonesia. Terutama terkait dengan etika politik yang seharusnya menjadi dasar dari sistem politik kita," papar dosen yang juga merupakan Ketua Senat Unej tersebut.

Melalui buku ini, Andang menyoroti beberapa peristiwa pilu yang terjadi selama Pemilu 2024. Seperti maraknya hoax, fitnah, dan ujaran kebencian yang digunakan oleh para elite politik untuk meraih simpati publik.

"Ketika etika politik diabaikan, rakyat menjadi korban. Pemilu seharusnya menjadi ajang pilihan rasional. Bukan permainan di mana moralitas dipertaruhkan," terang Andang.

Meskipun buku ini fokus pada Pemilu 2024, dia juga menawarkan perspektif yang lebih luas tentang etika politik dalam konteks Indonesia secara menyeluruh.

Andang berharap pembaca dapat melihat pemilu sebagai proses yang seharusnya dijalani dengan integritas dan tanggung jawab.

Tidak sekadar ajang perebutan kekuasaan yang penuh dengan manipulasi dan kebohongan.

Dengan diluncurkannya buku ini, Andang berharap dapat memberikan wawasan lebih dalam kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih kritis dalam menilai perjalanan demokrasi di Indonesia.

"Semoga buku ini dapat membuka kesadaran kita semua tentang pentingnya etika dalam kehidupan politik, khususnya pada pemilu mendatang," harapnya. (kr/dhi/c2/sil)

 

Editor : Alvioniza
#Launching Buku #Jember #UNEJ #Pemilu 2024