Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Profesor ULM Diduga Terlibat Mafia Jurnal: Menghilang Setelah Terindikasi Jual-Beli Artikel Scopus

Radar Digital • Sabtu, 28 September 2024 | 19:10 WIB
Foto: Prof. Juhriyansyah Dalle, aktor di balik skandal guru besar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) (Sumber: Radar Banjarmasin)
Foto: Prof. Juhriyansyah Dalle, aktor di balik skandal guru besar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) (Sumber: Radar Banjarmasin)

 

RADAR JEMBER – Seorang profesor di Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Prof. Juhriyansyah Dalle, diduga terlibat dalam praktik mafia jurnal.

Dalle, yang merupakan guru besar di bidang Teknologi Informasi dan menyelesaikan pendidikan doktoral di Malaysia, telah menghilang dari kampus dalam beberapa waktu terakhir. Dalle dikenal memiliki jaringan luas, baik di Indonesia maupun di luar negeri, seperti Malaysia dan Inggris.

Modus operandi Dalle melibatkan pembelian jurnal-jurnal yang terindeks Scopus untuk mempublikasikan artikel para kliennya.

Ia bekerja sama dengan sebuah perusahaan bernama CV Intellectual Edge Consultancy SDN Bhd yang berkantor di Selangor, Malaysia. Banyak dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia mentransfer uang ke rekening perusahaan ini atau langsung ke rekening pribadi Dalle.

Selain mengelola jurnal, Dalle juga diduga menyediakan jasa joki bagi dosen yang ingin menerbitkan artikel tanpa menulisnya sendiri.

Dalam beberapa kasus, bukti transfer yang dideteksi oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan nominal antara Rp40 juta hingga Rp80 juta per artikel.

Dalle juga diduga berkolaborasi dengan Prof. Abdul Halim Barkatullah, Wakil Direktur Pascasarjana ULM, dalam bisnis jurnal predator ini.

Halim sendiri pernah terlibat dalam penerbitan artikel yang mencurigakan, di mana proses peer-review dan penerimaan artikel terjadi dengan sangat cepat, bahkan dalam satu hari.

Selain itu, artikel lain yang diterbitkan atas nama Halim diduga muncul di jurnal predator yang melakukan duplikasi. Halim membantah terlibat dalam bisnis jurnal ini, meski mengakui pernah diperiksa oleh Inspektorat.

“Dugaan-dugaan seperti itu hal biasa. Kami semua berteman. Saya tidak tahu soal itu. Saya tidak ada hubungan dengan Dalle,” tepis Halim.

“Saya tidak bisa berkomentar soal itu. Sudah dinilai inspektorat sesuai prosedur. Silakan tanyakan ke mereka,” tambahnya.

Nama Dalle semakin sering muncul dalam berbagai jurnal lintas disiplin ilmu. Ia juga sering berkolaborasi dengan dosen-dosen lain dari ULM, termasuk mantan rektor ULM, Prof. Sutarto Hadi. Namun, Dalle kini sulit ditemukan, dan rumor beredar bahwa ia mungkin telah melarikan diri ke Amerika Serikat, meski Ketua RT setempat mengaku masih melihat Dalle di Banjarmasin beberapa hari yang lalu.

Dekan Fakultas Teknik ULM, Prof. Iphan Fitrian Radam, menyatakan bahwa meskipun Dalle jarang terlihat di kampus, data absensinya menunjukkan bahwa ia masih mengajar. Namun, pihak fakultas telah mengirimkan surat untuk mendesak Dalle agar bersikap kooperatif dalam pemeriksaan terkait kasus ini.

"Artinya beliau (Dalle) tetap hadir untuk mengajar mahasiswanya secara tatap muka," ungkap Iphan.

Dalle juga pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Cahaya Bangsa, sebuah kampus swasta di Kalimantan Selatan. Namun, posisinya di sana tidak berlangsung lama karena pihak yayasan merasa Dalle lebih fokus pada bisnis pribadinya, sehingga mereka akhirnya mengembalikannya ke ULM.

Editor : Radar Digital
#ULM #ULM Banjarmasin