Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Hari Pertama PPDB SMPN di Jember Diramaikan Ibu-Ibu

Radar Digital • Selasa, 20 Februari 2024 | 23:10 WIB
Photo
Photo

KEBONSARI, Radar Jember - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMPN se-Jember tahap I melalui jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi digelar sejak kemarin (19/2) sampai Rabu (21/2).

Walau hari pertama berjalan lancar, tapi tidak sedikit terjadi antrean calon wali murid. Seperti di SMPN 11 Jember di Jalan Letjen Suparpto.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, banyak ibu-ibu yang berkumpul untuk mengambil formulir pendaftaran.

Dengan bangku yang disediakan pihak sekolah, calon wali murid itu pun bergegas mengisi formulir pendaftaran itu.

Ningsih, 30, warga Kebonsari, mengaku, rasanya tidak bisa tidur untuk menentukan putranya meneruskan pendidikan di SMP mana.

“Anak saya mendaftar lewat jalur prestasi, yang ngantar tetap saya karena ayahnya bekerja. Ya, mudah-mudahan nanti saat pengumuman bisa lolos agar tidak dibuat bingung cari sekolah lagi,” kata Ningsih saat ditemui di SMPN 11 jember.

Sementara di SMPN 3 Jember, pada hari pertama telah ada 129 pendaftar. Sedangkan, jalur prestasi ada 78 pendaftar, jalur mutasi 12, dan jalur afirmasi 39 pendaftar. “Hari pertama total ada 129 siswa yang daftar,” ucap Heru Wahyudi, Kepala SMPN 3 Jember, yang juga mantan kepala SMPN 4 Jember.

Sementara itu, di SMPN lain seperti SMPN 5 Jember, ada 61 pendaftar. “Masing-masing lewat jalur afirmasi 32 dan jalur prestasi ada 29 yang sudah mendaftar,” kata Risa Aries Diana, Kepala SMPN 5 Jember.

Sementara, jumlah pendaftar PPDB di SMPN 7 Jember mencapai 114 siswa.

“Masing-masing jalur afirmasi ada 2 siswa, prestasi 37, dan jalur mutasi 5 siswa,” kata Murtini, Kepala SMPN 7 Jember.

Sementara itu, Plt Kabid Pembinaan SMP Dispendik Jember Tulus Wijayanto mengatakan, PPDB hari perdana tersebut dibuka untuk tiga jalur.

Yakni jalur afirmasi, prestasi, dan jalur orang tua pindah tempat bekerja atau mutasi. Aturannya masih sama, mengacu pada Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021.

“Pada 2023 juga ada SK Sekjen terkait dengan penjabaran Permendikbud itu,” jelasnya.

Untuk memastikan berjalannya PPDB hari perdana berjalan dengan baik, Kepala Dinas Pendidikan memantau langsung ke sejumlah SMPN.

Mulai dari SMPN 11 Jember hingga SMPN 1 Ambulu.

Hasilnya, terlihat sejumlah ibu-ibu yang justru sibuk memastikan anaknya bisa masuk sekolah yang dituju.

“Kewenangan kami Dinas Pendidikan bagaimana masuk ke SMP negeri,” pungkasnya. (jum/c2/dwi)

Editor : Radar Digital
#Jember #PPDB