Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Yoga Bagus Santoso Putra, Anak Petani yang Berhasil Menjadi Lulusan Terbaik UDS Jember

Radar Digital • Rabu, 25 Oktober 2023 | 18:00 WIB

PRESTASI: Yoga Bagus saat mengikuti prosesi wisuda UDS. Selain sibuk kuliah, Yoga juga turut membantu mengelola lahan pertanian milik orang tuanya.
PRESTASI: Yoga Bagus saat mengikuti prosesi wisuda UDS. Selain sibuk kuliah, Yoga juga turut membantu mengelola lahan pertanian milik orang tuanya.

Anak seorang petani single parent kini telah menjadi sarjana keperawatan. Berkat prestasinya, di akhir kelulusan, Yoga Bagus Santoso Putra dinobatkan sebagai mahasiswa terbaik Universitas dr Soebandi (UDS).

FAJAR belum menyingsing, tapi dia sudah terbangun dari tidurnya. Matanya berbinar saat melangkahkan kaki di pematang sawah milik ibunya. Sejak kecil, hari-harinya diisi dengan ikut mengolah lahan. Apalagi sejak sang ayah meninggal dunia saat dia masih di bangku SMP.

Yoga Bagus Santoso Putra adalah anak bungsu dari seorang single parent. Jerih payah sang ibu selama empat tahun membuahkan rasa bangga setelah Universitas dr Soebandi (UDS) menyematkan gelar best graduation untuk Yoga pada gelaran wisuda angkatan ketiga, Kamis (19/10) lalu.

Menjadi mahasiswa Fakultas Kesehatan di Program Studi Keperawatan, dijalani Yoga dengan sepenuh hati. IPK-nya cum laude, 3,92. Cukup tinggi bagi akademisi bidang kesehatan. Kelulusannya pun patut dibanggakan. Pria asal Yosowilangun, Lumajang, itu menyusun skripsinya dengan matang. Dari sana pula dia melahirkan artikel ilmiah yang dipresentasikan dalam konferensi internasional di Universitas Jember (Unej).

Artikel yang berjudul Hubungan Diabetes Self Care Management dengan Diabetes Peripheral Neuropathy pada Lansia Penderita Diabetes Melitus di Kabupaten Jember itu dipublikasikan ke dalam jurnal nasional bereputasi Sinta 3. “Juga diterbitkan di jurnal internasional,” katanya.

Selama kuliah, Yoga tetap memantau pengolahan sawah yang biasa ditanami padi atau jagung di kampung halamannya. Baginya, kepulangan sang ayah adalah titik terberat bagi sang ibu. Sebagai anak, cinta kasihnya adalah meringankan beban keluarga dengan membantu menggarap lahan yang tak lebih dari seperempat hektare. “Biasanya saya kontrol kapan waktunya tanam, mupuk, mengairi, atau panen. Saya tinggal nyuruh orang untuk nggarap. Kalau pas lagi pulang, ya, tetap ke sawah,” ujarnya.

Kesibukan kuliah dan memantau pekerjaan di rumah tak membuatnya kewalahan. Sarjana keperawatan itu memanfaatkan masa kuliah dengan sebaik-baiknya. Berbagai jenis lomba diikuti. Kompetisi itu juga kerap dimenangkan. Pernah menjadi best presentation untuk lomba karya tulis ilmiah nasional, pemenang kedua dalam asuhan keperawatan tingkat nasional, hingga menjuarai lomba poster tingkat internasional. “Saingannya dari berbagai kampus ternama, tapi saya buktikan meski kampus swasta, mahasiswa UDS juga bisa bersaing,” ucap pria 24 tahun itu bangga.

Dia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada dosen-dosen UDS. Kepercayadiriannya untuk mengikuti lomba-lomba mulai terpacu sejak mendapatkan motivasi dan bimbingan dari dosennya. Sejak semester dua, dia sering diajak terlibat dalam penelitian hingga penerbitan jurnal dalam beberapa ilmu keperawatan.

Selain urusan akademis, Yoga juga aktif berorganisasi. Dia pernah menjadi Ketua Kajian Strategis (Kastrad) Himpunan Mahasiswa Keperawatan dan bagian kontrol Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) UDS. Yoga mengikuti jejak sang kakak yang telah menjadi alumnus Program Studi Kebidanan UDS terlebih dahulu. Kesempatan kuliah tak pernah disia-siakan. Mahasiswa berprestasi UDS itu mengungkapkan kebanggaannya pada almamater. Tapak-tapak kakinya yang mengukir karya adalah buah kehebatan kampus yang menginspirasi. Setelah ini, Yoga akan melanjutkan program profesi ners di UDS. Dengan harapan bisa mematangkan ilmunya secara profesional untuk bersiap menuju dunia kerja. (c2/dwi)

Editor : Radar Digital
#lulusan terbaik #Kabupaten Jember