JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tahun ini akan menjadi sejarah baru bagi perjalanan Kampus Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Bagaimana tidak, ada sejumlah tokoh yang mulai berebut kursi rektor di kampus yang cukup lama dinakhodai Prof Babun Soeharto tersebut.
Pada pendaftaran kemarin, setidaknya ada lima bakal calon rektor (bacarek) UIN KHAS Jember periode 2023–2027 yang sudah mendaftar menyerahkan berkas. Informasinya masih ada tiga orang lain yang akan mendaftar. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan pendaftarnya lebih dari delapan orang.
Ketua Panitia Penjaringan Bacarek UIN KHAS Jember Saihan menjelaskan, meski dibuka sejak 26 Juni lalu, pendaftar mendatangi panitia dan menyerahkan berkas dilakukan saat-saat injury time.
Pendaftar yang datang pertama mengumpulkan berkas adalah Prof Miftah Arifin, yang juga merupakan wakil Rektor 1, Selasa (11/7). Menjelang sore, kata Saihan, menyusul Prof Moh. Chotib yang tak lain adalah Wakil Rektor 2.
Pendaftar hari kedua menjelang penutupan ialah Wakil Rektor 3 Prof Hefni Zen dan Dekan Fakultas Syariah Prof Harisuddin. Pendaftar kelima datang seorang diri, kemarin, Prof Ahidul Asror, Dekan Fakultas Dakwah.
Semua berkas persyaratan dibawa kepada panitia di Gedung Kuliah Terpadu (GKT). “Sampai hari ini (kemarin, Red), pendaftar kelima Prof Ahidul Asror dan pendaftaran akan kami tutup besok (hari ini, Red) sampai pukul 16.30 sesuai jam kerja,” terang Saihan.
Menurut Saihan, sampai kemarin yang sudah mengisi form pendaftaran secara daring sebanyak enam orang. Satu pendaftar yang dikabarkan tinggal menyerahkan berkas fisik hari ini adalah Prof Mukni’ah, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK).
Direktur Pascasarjana Prof M. Dahlan dan Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora Prof M. Khusna Amal, tambahnya, juga sudah menghubungi. “Ada rencana mendaftar,” ucapnya.
Saihan membagi jenis persyaratan yang sifatnya khusus, umum, dan tambahan. Dijelaskan, ada syarat khusus yang tidak bisa ditawar. “Bacarek harus seorang guru besar atau profesor. Itu syarat mutlak. Tidak bisa ditawar, karena sudah aturannya,” paparnya.
Dalam pemberkasan, setiap bacarek juga diharuskan melampirkan visi dan misi. Menurutnya, itulah yang paling urgent untuk mendapatkan penilaian dari senat dan pihak kementerian nanti.
Melalui itu juga dapat dilihat jaminan yang diberikan untuk kelangsungan UIN KHAS Jember, terutama dalam menguatkan tridarma perguruan tinggi.
Berkas-berkas tambahan lain misalnya surat keterangan kepolisian yang menyatakan bacarek bersih dari tindakan kriminal. Juga surat keterangan sehat jasmani dan rohani yang dikeluarkan langsung oleh rumah sakit pemerintah. Secara umum, kata dia, semua bacarek sudah melengkapi seluruh persyaratan.
Setelah pendaftaran ditutup, proses verifikasi berkas akan dilakukan panitia penjaringan pada Senin (17/7) mendatang. Sore harinya hasil verifikasi akan langsung diserahkan kepada rektor. Pada saat itu juga, kata dia, penetapan calon yang telah memenuhi syarat diumumkan secara terbuka.
Hari berikutnya, rektor membawa berkas calon kepada senat untuk dilakukan penilaian kualitatif. Dijelaskan, selama 14 hari senat akan melakukan sidang penilaian visi misi calon rektor.
Setelah rentetan itu rampung, rektor bersama senat dan panitia penjaringan akan bersama-sama menyerahkan berkas penilaian kepada Menteri Agama di Jakarta pada 30 atau 31 Agustus yang akan datang.
“Insyaallah, akhir September kita (UIN KHAS, Red) punya rektor baru, karena per 1 Oktober rektor yang sekarang sudah habis masa jabatannya,” ulas Saihan.
Sementara itu, Kepala Humas UIN KHAS Jember, sekaligus Anggota Panitia Pemilihan Rektor, Muhammad Nur Afandi, membenarkan adanya lima orang yang sudah mendaftar tersebut.
Menurutnya, ada tiga orang lagi yang dikabarkan akan mendaftar. “Bahkan yang akan daftar besok (hari ini, Red) sudah mengonfirmasi akan daftar,” jelasnya.
Tak hanya itu, selain delapan nama tersebut, disinyalir masih ada calon pendaftar lain. “Selain delapan nama tersebut saya belum bisa menyebut, karena tidak ada yang konfirmasi. Yang pasti, semua pendaftar akan final saat penutupan,” tegasnya. (sil/c2/nur)
Editor : Radar Digital