BACA JUGA : Rencana Tunjangan Beras untuk ASN, Demi Perbaikan HPP atau Sekadar Bisnis?
Acara yang digelar di aula SMPN 1 Jember tersebut juga dihadiri mantan kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember Bambang Hariono. Tak hanya itu, Plt Kepala Dispendik Jember Suko Winarno juga turut hadir. “Ini obat paling kuat, yaitu bertemu kembali dengan teman lama. Para mantan pendekar Dispendik Jember,” ucap Hartini, mantan kepala UPT Dispendik Panti.
Suko Winarno mengatakan, dirinya nanti akan pensiun dan sama seperti para pensiunan dari Dispendik Jember. “Saya kurang 4 tahun lagi purnatugas. Sehingga nantinya bisa gabung bersama bapak dan ibu,” ujarnya.
Sementara itu, Bambang Hariono mengatakan, bertemu pensiunan guru, sekdin, penilik, pengawas, dan kepala sekolah di lingkungan Dispendik Jember merupakan sebuah kenikmatan yang luar biasa. Kegiatan ini juga membangun seduluran selawase. Artinya, meski sudah tidak berada di Dispendik, pensiunan masih bisa dipertemukan. “Saya berharap nantinya pertemuan ini tidak hanya berhenti di sini. Saya berharap ke depan tetap berjalan,” ujarnya.
Sementara itu, Syaiful Bahri, Kepala SMPN 1 Jember, mengatakan, ada rasa bangga bisa bertemu dengan mereka yang telah purnabakti. “Dengan terbentuknya paguyuban ini, saya merasa bangga bisa bertemu,” ucapnya.
Syaiful yang kurang satu setengah tahun lagi pensiun tersebut, juga akan bergabung di paguyuban purna warga pendidikan Jember itu. “Saya hanya ingin paguyuban ini tetap utuh dan kami yang masih sedikit lebih muda bisa bekerja sama seperti ini,” katanya. (jum/c2/dwi)
Editor : Safitri