Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bentuk Leadership Lewat Pendidikan

Safitri • Kamis, 7 April 2022 | 18:18 WIB
PUASA RAMADAN: Sejumlah santri dari kalangan mahasiswa berada di sekitar Ponpes Darul Hikam, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates.
PUASA RAMADAN: Sejumlah santri dari kalangan mahasiswa berada di sekitar Ponpes Darul Hikam, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates.
JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Hikam di Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates bisa dibilang masih cukup baru. Yaitu, didirikan pada tahun 2015 oleh KH Noor Harisudin, sebagai wadah pendidikan bagi masyarakat.

Baca Juga : Langkah Ponpes Asri Lindungi Perempuan

Sebagai tokoh yang aktif di dunia pendidikan, Harisuddin digemari banyak orang, termasuk kalangan mahasiswa. Nah, pendirian pondok tersebut tak lain untuk perjuangan menuju Ridho Allah SWT.

Dikatakan, ponpes ini berdiri berawal dari sejumlah orang yang belajar kitab kuning di rumahnya. Harisudin panggilan akrabnya mulai memikirkan kebutuhan masyarakat akan lembaga keagamaan. Namun tidak pada umumnya, gagasan Harisudin tentang pesantren berorientasi pada pembentukan leadership atau kepemimpinan dan  ilmu teknologi tanpa meninggalkan tradisi salafnya.

"Saya ingin memfasilitasi pendidikan dengan kemampuan saya, latar belakang keilmuan saya." Kata Noor Harisudin, pengasuh ponpes. Sebab, perkembangan zaman hari ini, menuntut penyesuaian dengan keadaan, tak terkecuali kehidupan para santri. Ponpes yang tidak beradaptasi nantinya juga akan kurang peminatnya. "Harus seimbang antara salaf dan ilmu umum," Jelas Harisudin, yang juga Ketua MUI Jember tersebut.

Periode pertama, Ponpes Darul Hikam berjalan dengan mayoritas santri adalah mahasiswa. Sebagian lagi masyarakat setempat. Hal ini menambah semangat Harisudin untuk terus memberikan yang terbaik bagi santrinya. Pihaknya mengundang tenaga pengajar dari luar untuk membantunya. "Ada beberapa tenaga pengajar kitab dari luar kota," imbuhnya.

Dengan modal pemikiran Islam yang terbuka, Harisudin mengelola Ponpes Darul Hikam dengan metode modern. Dimana, ilmu kitab kuning dan ilmu kekinian sama-sama diterapkan. Hal ini membuat pesantren banyak di gandrungi banyak peminat, terutama mahasiswa.

Disisi lain, ponpes ini menerapkan metode pendidikan dewasa, tidak terlalu mengekang santrinya. Tentu berbeda dengan ponpes lain yang menerapkan pendidikan anak, yang terkenal dengan keketatannya.

Sampai sekarang, Ponpes Darul Hikam sudah memiliki tiga lokasi yang berbeda, salah satunya berada di Desa Ajung, Kecamatan Ajung Jember. Ponpes Darul Hikam di Ajung khusus santri laki-laki.

 

Jurnalis : mg4
Fotografer : mg4
Redaktur : Nur Hariri Editor : Safitri
#Jember #Jember Hari Ini