Radar Jember - Sektor pendidikan di Jember mendapat suntikan dana besar-besaran pada tahun 2026.
Pemkab Jember mengalokasikan anggaran sebesar Rp 186 miliar untuk merenovasi dan merevitalisasi fasilitas sekolah yang rusak.
Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Jember Muhammad Fawait.
Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait ke Mahasiswa: Lulus Dulu, Nikah Kemudian!
Ia menyampaikan bahwa langkah perbaikan sarana pendidikan ini merupakan bagian penting dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, beriringan dengan jaminan kesehatan gratis serta pengentasan kemiskinan di kawasan pesisir.
"Tahun 2026 ini, kita menganggarkan Rp 186 miliar untuk program revitalisasi lembaga pendidikan. Ini mencakup 44 lembaga PAUD dengan anggaran sekitar Rp 45 miliar, 120 SD sebesar Rp 124 miliar, dan 21 SMP senilai Rp 17 miliar," katanya, usai meninjau Homecare dan Pro Guse Update, di Pantai Pancer, Puger, (16/8).
Gus Fawait, sapaan dia, menyebut angka alokasi anggaran infrastruktur pendidikan kali ini tercatat sebagai yang terbesar sepanjang sejarah kota berpenduduk 2,6 juta jiwa ini.
Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait: Kritik Yes, Caci Maki No!
Langkah agresif ini diambil guna menuntaskan masalah 1.531 gedung sekolah berstatus rusak berat yang ada di Jember.
"Pemerintah kabupaten bersama pemerintah pusat terus bekerja keras. Penataan infrastruktur pendidikan ini menjadi komitmen nyata kami untuk memastikan anak-anak Jember belajar di fasilitas yang layak dan aman," pungkas Gus Fawait. (c2/mau)
Top of Form
Editor : Imron Hidayatullahh