Bukan Cuma Bisa Ngaji! Gus Fawait Tegaskan Pesantren Adalah Pilar Utama Pembangunan

Maulana RJ • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 23:52 WIB
SEJUK: Momen Gus Fawait bersama Pimpinan Pondok Pesantren Nuris, saat peluncuran Program Jember Cinta Kesehatan, di Ponpes Nuris Antirogo, Jember, tepat di saat HUT RI ke-81, (17/8). (DISKOMINFO)
SEJUK: Momen Gus Fawait bersama Pimpinan Pondok Pesantren Nuris, saat peluncuran Program Jember Cinta Kesehatan, di Ponpes Nuris Antirogo, Jember, tepat di saat HUT RI ke-81, (17/8). (DISKOMINFO)

Radar Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan eksistensi Pondok Pesantren memegang peran strategis dan konkret.

Tak hanya terbatas pada sejarah perjuangan perebutan kemerdekaan, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam mengisi kemerdekaan melalui aksi-aksi nyata.

Menurut dia, pesantren tak hanya melahirkan kiai atau ustad, tetapi juga mencetak generasi yang mampu berkiprah di berbagai sektor strategis, mulai dari dokter, bupati, hingga pejabat tinggi negara dan presiden.

Baca Juga: Imbas Berobat & Beasiswa Gratis, Gus Fawait Ungkap Ada Warga Luar Daerah Nekat 'Nembak' KTP Jember

"Santri kalau ada yang bilang lulusan pondok pesantren cuma bisa ngaji saja, berarti yang bicara kurang jauh mainnya. Santri hari ini bisa jadi kiai, dokter, bupati, bahkan presiden," katanya, saat peluncuran program Jember Cinta Kesehatan, di Ponpes Nuris Jember, tepat saat HUT Ke-81 RI, (17/8).

Dipilihnya pondok pesantren sebagai pusat peluncuran program kesehatan berskala besar ini sengaja dilakukan sebagai bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan keagamaan.

Lebih jauh, ia menilai keberadaan pesantren berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

Ia berharap, sinergi ini menjadi preseden positif bahwa pesantren adalah mitra tak terpisah dalam menyelesaikan ragam persoalan masyarakat.

Baca Juga: Bupati Fawait Pimpin Groundbreaking KNMP! Ini 3 Desa Pesisir Jember yang Disulap Jadi Sentra Modern

"Selain dibekali ilmu, kelebihan santri ada pada akhlak dan doa barokah dari para kiai dan nyai. Mari kita doakan semoga para guru-guru kita senantiasa diberikan kekuatan dan kesehatan," pungkas pengasuh Pondok Pesantren Nurul Chotib, Wringinagung Jombang, Jember, itu. (c2/mau)

Editor : Imron Hidayatullahh
HUT ke-81 RI Jember Cinta Kesehatan (JCK) ponpes nuris Gus Fawait