Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pancarian Tiga ABK Nelayan Puger yang Dihantam Ombak Perairan Meleman Terkendala Cuaca Buruk

J
Penulis: Jumai RJ❯
MASIH NIHIL: Petugas SAR gabungan terus melakukan pencarian hari ketiga terhadap tiga anak buah kapal (ABK) yang hilang akibat kecelakaan laut di perairan Meleman, Desa Paseban, Kecamatan Kencong. (SATPOLAIRUD POLRES JEMBER)
MASIH NIHIL: Petugas SAR gabungan terus melakukan pencarian hari ketiga terhadap tiga anak buah kapal (ABK) yang hilang akibat kecelakaan laut di perairan Meleman, Desa Paseban, Kecamatan Kencong. (SATPOLAIRUD POLRES JEMBER)

Advertisement

Radar Jember – Hari ketiga, kemarin (21/8) pascakecelakaan laut yang menimpa nelayan Puger di perairan Meleman, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, pada Rabu (19/8) lalu, tiga anak buah kapal (ABK) masih dinyatakan hilang.

Dalam peristiwa terbaliknya kapal bernama "Pantes" tersebut, nakhoda berhasil selamat. Sementara satu ABK ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Aiptu Agus Rianto, KBO Satpolairud Polres Jember di Puger mengatakan, pencarian terhadap tiga ABK tersebut masih nihil.

Kondisi tersebut disebabkan cuaca dan ombak yang masih besar. Ketiga ABK yang masih dalam pencarian yakni Muja'i, 58, warga Dusun Jadukan, Desa Mojosari, Kecamatan Puger; Moh. Sholihin, 34, warga Desa Mojosari, Kecamatan Puger; dan Samsul, 45, warga Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger.

“Hingga hari ketiga pencarian, tiga ABK yang hilang masih belum ditemukan. Pencarian terkendala kondisi cuaca,” ucapnya.

Advertisement

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan para nelayan yang berangkat melaut. "Biasanya kalau ada laka laut hingga ada korban, nelayan juga ikut mencari," kata Agus.

Selain melibatkan tim SAR gabungan, pencarian juga dilakukan oleh anggota keluarga korban dengan menyisir kawasan di sekitar lokasi kejadian. "Selain SAR, ada juga anggota keluarga yang ikut melakukan penyisiran di sekitar kejadian," kata KBO Satpolairud.

Kapal jaring yang dinakhodai Samino, 65, warga Dusun Suling, Desa Bagon, Kecamatan Puger, tersebut membawa empat ABK dan mengalami kecelakaan saat hendak pulang.

Para nelayan berangkat mencari ikan ke wilayah perairan Meleman, perbatasan perairan Jember dengan Lumajang, pada Selasa (18/8) siang.

Namun, saat hendak pulang, kapal dihantam ombak besar hingga terbawa ke pinggir dan akhirnya terbalik.

Advertisement

Artikel Terkait

Legislator Teladan Penggerak Aspirasi dan Pembangunan Daerah, M SATIB Raih Radar Jember Awards

Legislator Teladan Penggerak Aspirasi dan Pembangunan Daerah, M SATIB Raih Radar Jember Awards

Sebagai wakil rakyat dari Dapil V (Jember Lumajang), Satib dinilai sangat responsif terhadap krisis dan kebutuhan konkret warga. "The Exemplary Legislator for Community Aspiration and Regional Development Award"

45 Tokoh Paling Menginspirasi: Peraih Radar Jember Awards 2026 Resmi Diumumkan!

45 Tokoh Paling Menginspirasi: Peraih Radar Jember Awards 2026 Resmi Diumumkan!

Sebanyak 45 tokoh dan lembaga berprestasi berhasil meraih penghargaan Radar Jember Awards 2026 atas dedikasi dan inovasi yang memberi dampak nyata.

Ngerem Mendadak saat Menikung! Truk Tronton Tripleks Nyaris Terguling di Jalan Nasional Silo Jember

Ngerem Mendadak saat Menikung! Truk Tronton Tripleks Nyaris Terguling di Jalan Nasional Silo Jember

Sebuah truk tronton bermuatan triplek nyaris terguling di Jalan Nasional Garahan usai melakukan pengereman mendadak guna menghindari kendaraan dari arah berlawanan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer