Radar Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait, memberikan maklumat keras kepada jajaran camat dan lurah di wilayahnya.
Ia menegaskan, per Agustus 2026, tidak mau lagi mendengar ada anak di Jember yang putus sekolah karena kendala biaya.
Pemkab Jember menjamin pendidikan sepenuhnya melalui kehadiran Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi, yang berfasilitas elite, di kawasan Jember Sport Garden (JSG).
"Saya tegaskan, jika nanti masih ada anak di Jember yang putus sekolah karena masalah ekonomi, orang pertama yang akan saya salahkan adalah camat dan lurahnya," katanya, saat memberikan keterangan di sela-sela inspeksi pembangunan SR, belum lama ini, (9/7).
Ia mengaku terenyak sekaligus bangga melihat kemegahan fasilitas sekolah yang dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem (desil 1 dan desil 2) tersebut.
Fasilitas yang dimiliki dinilai berstandar internasional yang bahkan mengalahkan sekolah swasta mahal.
Selain gedung asrama yang representatif, sekolah ini dilengkapi dua lapangan basket, lapangan sepak bola berstandar FIFA, gedung serbaguna, hingga masjid megah.
"Kita sudah punya fasilitas luar biasa ini, tidak ada alasan lagi," katanya.
Lebih lanjut, Gus Fawait, sapaan dia, mengemukakan bahwa setiap siswa difasilitasi laptop, dijamin kebutuhan makan dan jajannya.
Bahkan, orang tua siswa yang memiliki rumah tidak layak huni (RTLH) juga akan dibantu bedah rumah.
"Ini konkret. Kami ingin memutus mata rantai kemiskinan dengan cara memberikan pendidikan terbaik dengan fasilitas paling nomor satu untuk mereka yang membutuhkan," pungkas Gus Fawait. (mau/bud)
Editor : Imron Hidayatullahh