Radar Jember - Kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah mulai terlihat nyata dalam percepatan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi (SD, SMP, SMA), di kawasan Jember Sport Garden (JSG).
Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan Pemkab Jember tidak akan menjadi penonton dalam proyek prestisius ini.
Ia menyatakan komitmen penuhnya untuk menyatukan visi demi mensukseskan proyek strategis nasional besutan Presiden Prabowo ini.
"Hari ini kami datang ramai-ramai, ini adalah sinyal kuat bahwa Jember siap menyambut dan menyukseskan program pusat," katanya, saat meninjau fasilitas bangunan dan gedung SR, Kamis, (9/7).
Saat peninjauan itu, ia melihat langsung berbagai sisi dan sudut bangunan.
Mulai dari aula, ruang kelas, halaman dan taman, kamar tidur dan asrama, masjid, lapangan tenis, hingga lapangan sepakbola yang diklaim telah berstandar FIFA.
Selain fasilitas, para siswa juga akan dibekali masing-masing satu unit laptop dan mendapatkan jatah makan tiga kali sehari.
Megaproyek berbiaya Rp221 miliar lebih ini digadang-gadang akan menjadi sekolah mewah dan elite bagi masyarakat kurang mampu, khususnya kategori Desil 1 dan 2.
Sejak dibangun akhir 2025 lalu, progres proyek ini telah menyentuh 90 persen dan ditarget rampung akhir Juli ini.
Pemkab Jember mengapresiasi Kementerian PU dan Kemensos yang mampu mengoordinasikan pembangunan fisik secara masif.
Bahkan diproyeksikan melahirkan episentrum ekonomi baru di Jember.
"Kami siap memfasilitasi segala kebutuhan regulasi dan koordinasi, agar impian Presiden Prabowo memutus rantai kemiskinan ekstrem di Jember ini berjalan mulus," pungkas dia. (mau/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh