Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kalahkan Rata-Rata Nasional! Bupati Gus Fawait Bongkar Rahasia Jember Jinakkan Inflasi Setelah Sempat Anjlok

Maulana RJ • Rabu, 8 Juli 2026 | 06:27 WIB
"Komitmen stabilitas ini akan terus kita kawal bersama demi menjaga kesejahteraan warga." MUHAMMAD FAWAIT, Bupati Jember. (MAULANA/RADAR JEMBER)
"Komitmen stabilitas ini akan terus kita kawal bersama demi menjaga kesejahteraan warga." MUHAMMAD FAWAIT, Bupati Jember. (MAULANA/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang terus menekan daya beli, Jember baru-baru ini mencatat tren positif dengan menekan laju inflasi tahunan hingga berada di angka 3,13 persen per Juni 2026.

Angka ini secara impresif berada di bawah rata-rata nasional yang bertengger di posisi 3,34 persen.

​Bupati Jember Muhammad Fawait mengungkap upaya menjinakkan indeks harga konsumen ini merupakan buah dari intervensi dan konsolidasi lintas sektor guna menjaga daya beli masyarakat tetap kokoh.

Baca Juga: Bikin Petani Jember Tenang! Usai Bagi-Bagi Alsintan Jumbo, Gus Fawait Siapkan Jaring Pengaman dari Bencana Alam

"Inflasi yang terkendali adalah hasil kerja bersama. Mari kita terus jaga stabilitas harga untuk kesejahteraan masyarakat Jember," katanya, Selasa, (7/7).

​Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terbaru, rapor hijau perekonomian Jember tercermin dari pergerakan harga bulanan (Mei ke Juni 2026) yang bergerak tipis 0,11 persen.

Indikator ini mencerminkan fluktuasi harga jangka pendek di pasar tradisional maupun modern relatif stabil. Sementara itu, inflasi tahun kalender (Januari–Juni 2026) bisa ditekan pada level aman 1,35 persen.

​Jika ditarik garis ke belakang, grafik inflasi tahunan (YoY) Jember sempat mengalami guncangan hebat pada awal tahun. Setelah menutup tahun 2025 di angka 2,77 persen pada Desember, Jember menghadapi tekanan inflasi tertinggi pada Februari 2026 yang melonjak hingga 4,86 persen.

Baca Juga: Kabar Gembira Bagi Nelayan Jember! Gus Fawait Resmikan Dua Jabatan Krusial Ini Demi Keamanan Melaut Malam Hari

Lewat intervensi cepat, angka itu perlahan bisa ditekan kembali dari 3,88 persen di Maret, hingga mendarat di posisi 3,13 persen pada Juni.

Menurut Gus Fawait, angka-angka statistik ini berdampak konkret di dapur warga: pendapatan riil masyarakat tidak tergerus, pasar bergairah, dan ada kepastian usaha karena minimnya gejolak harga pangan pokok.

Ia juga membeberkan empat langkah Pemkab Jember menahan laju harga.

Pertama, menjaga produktivitas sektor pertanian lokal sebagai pilar pasokan utama; menggelar operasi pasar murah secara berkala; mengoptimalkan peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), gerak cepat Pemkab, Bank Indonesia, Bulog, serta pelaku usaha.

Dan keempat, memperketat manajemen logistik dan transportasi guna memotong hambatan distribusi barang. "Komitmen stabilitas ini akan terus kita kawal bersama demi menjaga kesejahteraan warga," pungkas Gus Fawait. (mau/nur)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#sektor pertanian #Jember #Inflasi #Gus Fawait