Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ogah Cekik Kantong Rakyat Lewat Pajak, Bupati Jember Ambil Langkah Ekstrem Incar Ratusan Tempat Mati Ini

Maulana RJ • Jumat, 3 Juli 2026 | 09:36 WIB
BERI KEPASTIAN: Bupati Jember Gus Fawait saat kesempatan mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD Jember, Selasa (23/6) lalu. Salah satu yang menjadi titik pembahasannya saat itu terkait optimalisasi BUMD dan pemanfaatan aset daerah, yang sempat mendapatkan sorotan dari para anggota Dewan. (MAULANA/RADAR JEMBER)
BERI KEPASTIAN: Bupati Jember Gus Fawait saat kesempatan mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD Jember, Selasa (23/6) lalu. Salah satu yang menjadi titik pembahasannya saat itu terkait optimalisasi BUMD dan pemanfaatan aset daerah, yang sempat mendapatkan sorotan dari para anggota Dewan. (MAULANA/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Pemkab Jember mengakui bahwa kemandirian fiskal daerah tidak boleh hanya bertumpu pada tarikan pajak dan retribusi yang mencekik kantong masyarakat.

Bupati Jember Muhammad Fawait tengah merombak total tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan mengincar ratusan aset daerah yang selama ini tertidur alias tidak produktif atau idle.

​"Kami sependapat bahwa kemandirian fiskal tidak boleh hanya bertumpu pada pajak dan retribusi yang membebani masyarakat," katanya, dalam kesempatan rapat paripurna di DPRD Jember, Selasa (23/6) lalu.

Baca Juga: Nasib Ribuan PPPK Jember Terancam? Gus Fawait Beri Peringatan Keras Soal Syarat Mutlak Perpanjangan Kontrak!

Langkah ini diambil setelah munculnya sorotan dari legislatif terkait kontribusi perusahaan pelat merah daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi dan restrukturisasi BUMD kini sedang berjalan, melalui usulan revisi Raperda perubahan atas Perda BUMD Jember, baik PDAM Jember maupun PDP Kahyangan.

​Selain menyasar BUMD, Gus Fawait, sapaan dia, menyatakan tengah menyusun peta jalan (roadmap) penyelamatan aset-aset mati dan mulai melibatkan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) untuk melakukan appraisal atau penilaian bertahap terhadap tanah dan bangunan milik daerah yang telantar agar memiliki nilai ekonomi wajar.

Baca Juga: Sidak ke Sumberjambe, Gus Fawait Beri Peringatan Menohok Bagi Petugas Medis yang Judes dan Suka Diskriminasi!

Ia meyakini, langkah ini akan efektif menutup celah kebocoran sumber-sumber PAD.

"Pemkab Jember akan melakukan pendataan, penilaian, dan pemanfaatan aset secara terukur agar aset dapat menjadi sumber pendapatan yang nyata. Kami memperkuat pengawasan dan akuntabilitas agar kebocoran pendapatan dapat dicegah," imbuh mantan legislator DPRD Jatim itu. (mau/nur)

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #Pajak #bumd #DPRD jember #Gus Fawait