Radar Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait kembali melanjutkan lobi-lobi ke pemerintah pusat demi program-program strategisnya berjalan mulus.
Salah satu yang didatanginya Kantor Kantor Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) di Jakarta, Rabu (6/5).
Saat lawatannya itu, ia diterima langsung oleh Wakil Kepala BP Taskin, Iwan Sumule, di Kantor BP Taskin.
Iwan secara gamblang memuji inovasi verifikasi dan validasi (Verval) data kemiskinan yang dilakukan Pemkab Jember dengan mengerahkan seluruh ASN melakukan Verval.
"(Terkait ASN) ini sebenarnya yang diperintahkan Kemenpan-RB. Belum nyampe perintahnya, Jember sudah melakukan lebih dulu," kata Iwan.
Bahkan, Jember kini diproyeksikan menjadi wajah percontohan nasional dalam hal akurasi data kemiskinan.
"Beliau (Iwan Sumule) menyampaikan apresiasi atas terobosan Jember melalui Verval data kemiskinan, bahkan menyebut Jember sebagai salah satu daerah percontohan nasional," kata Bupati Fawait, dalam keterangan resminya, Kamis (7/5).
Gus Fawait, sapaan akrabnya, menilai fondasi dari setiap kebijakan yang efektif adalah data yang presisi.
Tanpa data yang valid, ia meyakini bantuan pemerintah hanya akan menjadi seremoni tanpa dampak nyata.
Ia pun mendedikasikan pengakuan nasional ini kepada seluruh garda terdepan di lapangan.
"Saya menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh ASN, jajaran perangkat daerah, tenaga lapangan, hingga pendamping. Kerja keras, ketelitian, dan dedikasi mereka menjadi fondasi penting agar kebijakan pemerintah benar-benar tepat sasaran," katanya.
Langkah jemput bola ke Jakarta ini mempertegas komitmen kepemimpinannya mengejar visi 'Jember Baru Jember Maju'.
Dengan pengakuan dari BP TASKIN, Jember kini berada di jalur cepat untuk mengubah peta kemiskinan menjadi peta kesejahteraan yang nyata bagi masyarakatnya.
"Semoga ikhtiar bersama ini dapat menjadi jalan untuk menghadirkan kesejahteraan nyata bagi masyarakat Jember," imbuh dia. (mau/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh