Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gus Fawait Puji Nyali 99 Kades di Jember yang Ngaku Siap Biayai Pilkades Mandiri dengan Cara Patungan

Maulana RJ • Kamis, 2 April 2026 | 00:44 WIB
Gus Fawait di sela-sela kesempatan bertemu dengan sejumlah kepala desa di Pendapa Wahyawibawagraha Jember, (26/3/2026). (Maulana/Radar Jember)
Gus Fawait di sela-sela kesempatan bertemu dengan sejumlah kepala desa di Pendapa Wahyawibawagraha Jember, (26/3/2026). (Maulana/Radar Jember)

 

PATRANG, Radar Jember - Pencana pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2027 mendatang di Kabupaten Jember disebut-sebut akan menyuguhkan mekanisme yang baru. 

Para calon kepala desa (Kades) yang akan maju mencalonkan diri, dikabarkan siap membiayainya pelaksanaan Pilkades tersebut tanpa harus membebani APBD ataupun mengandalkan Alokasi Dana Desa (ADD) atau Dana Desa (DD).

Kabar itu diungkap oleh Bupati Jember Muhammad Fawait, belum lama ini. 

Baca Juga: Jember Cetak Rekor Ekonomi 2025: Pertumbuhan Tertinggi 5 Tahun, Kemiskinan Terendah dalam Sedekade Terakhir

Ia menyampaikan dalam kesempatan pertemuan dengan para kepala desa, para calon kades yang siap maju di pemilihan -termasuk calon petahana, akan patungan untuk membiayai pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa tersebut.

"Saya bahagia, usul dari hampir 99 kepala desa pada waktu kita pertemuan di Rembangan, Pak Kades menyanggupi dengan adanya efisiensi, dan Pilkades akan dibiayai mandiri oleh calon," katanya kepada awak media, saat ditemui di Pendapa Wahyawibawagraha Jember, (26/3/2026).

Baca Juga: Dukung Penuh Efisiensi Energi Nasional, Pemkab Jember Siapkan Skema Hemat BBM

Gus Fawait, sapaan dia, menyatakan rencana ini muncul dari aspirasi para kepala desa sendiri saat pertemuan di Rembangan beberapa waktu lalu. Menurutnya, inisiatif itu berangkat sebagai bentuk efisiensi anggaran daerah agar fokus pada pembangunan yang lebih produktif.

Ia juga menegaskan dengan skema mandiri ini, beban fiskal kabupaten akan berkurang drastis. Dana yang biasanya dialokasikan untuk logistik pemilihan akan dialihkan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat luas, terutama infrastruktur desa. "Jadi dibiayai mandiri oleh calon, kalau calonnya ada lima, ya berarti dibagi lima," katanya.

Ia juga mengaku terharu dengan kerelaan para kepala desa dan calon kandidat yang mengedepankan kepentingan fiskal daerah demi kemajuan Jember. 

Pelaksanaan Pilkades serentak dijadwalkan pada tahun 2027 mendatang. Pesta demokrasi desa ini menyasar sejumlah kepala desa yang telah habis masa jabatannya, atau sedang dijabat oleh seorang Pj. kades.  "Saya terharu dan bahagia, ternyata mereka (para kades) dengan sukarela akan membiayai secara mandiri, pakai uang pribadi, bukan pakai DD maupun APBD," imbuhnya. (mau)

Editor : Maulana RJ
#Jember #Pilkades #kepala desa (kades) #efisiensi anggaran #Gus Fawait