Radar Jember - Menikmati semilir angin di Pantai Watu Ulo dan Papuma kini tak lagi dihantui rasa was-was soal isi dompet.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberikan jaminan kenyamanan bagi para wisatawan melalui standarisasi harga kuliner seafood yang selama ini menjadi keluhan.
Langkah ini diambil untuk memastikan libur Lebaran 2026 di Jember menjadi momen yang sepenuhnya menggembirakan tanpa drama yang tiba-tiba menguras kantong.
Baca Juga: Begini Kata Kapolda Jatim Usai Tragedi Ledakan Masjid di Jember
"Ada banyak wadulan yang masuk ke Wadul Guse yang mengeluhkan terkait salah satunya harga makanannya mahal dan tidak terstandar di Pantai Watu Ulo dan Papuma. Nah, mulai dari liburan Hari Raya Idul Fitri ini, seluruh warung—ada sekitar 20-an tempat makan—insyaallah kami berikhtiar bahwa makanan itu akan terstandar," katanya, meninjau Watu Ulo dan Papuma, Minggu (15/03).
Ia memastikan terkait harga makanan yang dianggap mahal dan tidak transparan di kawasan wisata pantai selatan, telah disepakati dengan penerapan harga terstandar.
Ia mengemukakan, salah satu perubahan signifikan yang akan dirasakan pengunjung adalah kewajiban pencantuman daftar harga di setiap depan warung.
Hal ini bertujuan agar wisatawan bisa memilih menu seafood segar dengan tenang tanpa takut harga mendadak naik saat pembayaran.
Baca Juga: Dorong Pemerataan Perbaikan Jalan, Begini Komentar Anggota Komisi C DPRD Jember
“Tidak usah khawatir, insyaallah harganya sudah tertera di depan semua. Tidak akan ada yang tidak sesuai dengan harga yang di depan. Jangan sampai tiba-tiba seperti keluhan masyarakat, pas liburan harganya dinaikkan," tambahnya.
Meski sistem pengawasan telah diperketat, ia tetap membuka ruang komunikasi bagi masyarakat.
Jika masih ditemukan oknum pedagang yang bermain dengan harga, wisatawan diminta melapor melalui kanal resmi dengan menyertakan bukti dan lokasi yang jelas.
Dengan kepastian harga ini, kelezatan ikan bakar khas pesisir Jember siap menyambut pemudik dan wisatawan dengan rasa yang mantap dan harga yang bersahabat.
“Jadi kalau ada masalah lagi nanti silahkan sampaikan ke Wadul Guse,” pungkas dia. (mau/bud)
Editor : Imron Hidayatullahh