Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gus Fawait Minta Guru Ngaji dan Ibu-ibu Pengajian Aktif Dukung Program Imunisasi Jember

Maulana RJ • Senin, 15 Desember 2025 | 17:05 WIB
Bupati Fawait saat bertemu dengan para guru ngaji dan ibu-ibu pengajian, saat rangkaian Bunga Desaku Jilid 8, di Balai Desa Curahtakir, Kecamatan Tempurejo, Jember, Minggu (14/12)  (FT. Diskominfo)
Bupati Fawait saat bertemu dengan para guru ngaji dan ibu-ibu pengajian, saat rangkaian Bunga Desaku Jilid 8, di Balai Desa Curahtakir, Kecamatan Tempurejo, Jember, Minggu (14/12) (FT. Diskominfo)

TEMPUREJO, Radar Jember - Pemkab Jember memastikan program insentif untuk para pengajar agama akan berlanjut di tahun 2026. Tidak hanya menyasar para guru ngaji dan modin, namun juga untuk kelompok-kelompok ibu-ibu pengajian.

Bupati Jember Muhammad Fawait nenegaskan langkah ini diambil untuk memperkuat fondasi pembangunan daerah.

Tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, ia meyakini bahwa pembangunan hakiki dimulai dari pembentukan akhlak dan ilmu, di mana peran sentralnya berada di tangan para ibu dan guru ngaji serta kelompok pengajian.

Baca Juga: Ramai Baliho Pink di Jalanan Jember, Gus Fawait Tepis Tuduhan Kampanye Dini: Pilkada Masih Lama!

"Kami sangat yakin, membangun bangsa dan negara itu dimulai dari emaknya. Bapaknya membantu, tapi peran paling utama tetap emaknya," kata Gus Fawait, sapaan akrabnya, saat bertemu dengan dengan guru ngaji dan ibu-ibu pengajian, saat rangkaian Bunga Desaku Jilid 8, di Balai Desa Curahtakir, Kecamatan Tempurejo, Jember, Minggu (14/12).

Dalam kesempatan itu, Gus Fawait secara eksplisit meminta para tokoh agama ini untuk mengambil peran aktif di luar majelis ilmu, yaitu mendukung penuh program imunisasi pemerintah.

Permintaan ini didasari keyakinannya bahwa guru ngaji dan kelompok pengajian memiliki posisi strategis dan pengaruh besar di tengah masyarakat.

Baca Juga: Bupati Fawait Gerak Cepat! Harga Tiket Pantai Papuma Dinilai Mencekik, Target Turun Bulan Ini

Melalui jaringan dakwah dan pembinaan umat sehari-hari, mereka diharapkan dapat menjadi agen edukasi untuk menyukseskan ikhtiar menjaga kesehatan generasi masa depan Jember.

"Membangun bangsa dan negara itu dimulai dari emaknya. Peran utama ada di tangan para ibu, dan hiburan sekaligus asupan terbaik bagi para ibu adalah majelis ilmu, yaitu pengajian," katanya.

Baca Juga: 20 Tahun Keliling Jualan Es Krim, Lansia Difabel Terharu Saat Dagangannya Diborong Bupati Fawait di Balung

Di saat yang sama, komitmen pemerintah daerah terhadap kesejahteraan para pejuang ilmu ini ditegaskan kembali.

Tidak hanya memastikan keberlanjutan insentif guru ngaji yang telah berjalan lancar, tetapi juga memberikan jaminan perhatian dan dukungan finansial yang serupa bagi para ketua-ketua kelompok pengajian.

"Hal ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas peran vital mereka dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan, kebangsaan, dan cinta tanah air," pungkas Gus Fawait. (mau)

Editor : M. Ainul Budi
#tempurejo #Jember #Pendidikan #Bunga Desaku Jember #insentif #ibu-ibu pengajian #guru ngaji #Gus Fawait